Hadi Wenas, Ide Gila Pemasaran Mataharimall.com

Setelah berhasil membesarkan Zalora serta menjadi otak di balik keberhasilan Groupon, Erafone hingga Ralali lewat e-commerce, kini Hadi Wenas mulai menunjukkan kepiawaiannya memimpin Mataharimall.com sebagai Chief Executive Officer (CEO). Penampilannya tetap nyentrik khas anak muda, demikian juga ide-ide dalam kepalanya masih brilian meski menjurus “gila”. Tetapi dengan 'ide gila-gilaan' itu, kini mall online tersebut diklaim mampu meningkatkan pertumbuhannya hingga 17 kali lipat lebih besar dibandingkan saat pertama diluncurkan pada September 2015 lalu.

Apa dan bagaimana strategi pemasaran yang diklaim 'gila-gilaan' oleh sang nahkoda itu? Berikut kutipan wawancara SWA Online, Arie Liliyah dengan Hadi Wenas dalam forum Echelon Indonesia 2016, 5/4/2016 lalu.

Bagaimana strategi pemasaran Mataharimall.com dibangun ?

Sebelum ke strategi penasaran, saya mau jelaskan dulu bagaimana budaya dalam perusahaan dibangun, karena dari sanalah lahir ide-ide termasuk strategi pemasaran. Jadi, kami punya budaya kerja yang dirangkun dalam tiga kata yakni Bold, Fast dan Fun. Bold maksudnya kami bekerja dan melayani lebih dari pada yang lain. Fast maksudnya kerja cepat, misalnya kami rapat pagi ini maka deadline untuk realisasi hasil rapat harus sore harinya. Begitu juga jika kami rapat malam hari maka deadlinenya besok pagi. Fun, ini salah satu elemen penting juga, karenas etelah semua orang sudah bekerja dengan bold dan fast, maka untuk bisa tetap menjadi tim yang solid, kami butuh fun. Tidak perlu keluar kantor, karena didalam kantor pun kami sudah bisa menemukan sudut-sudut yang bisa bikin kami sedikit fun, misalnya main game atau sekedar duduk mendengarkan musik. Nah, bagaimana ketiganya bisa jalan? Kuncinya dimulai dari pemimpinnya dulu, harus jadi role model. Seorang pemimpin harus jadi panutan bagi bawahannya, jika tidak itu hal yang sangat memalukan. Dengan demikian nilai-nilai yang dicontohkan akan jadi budaya dalam organisasi.

Anda sendiri seperti apa cara memberikan atau menjadi role model ?

Saya ini orang Surabaya yang tetangganya Madura, jadi saya terbiasa cepat dalam hal apapun, kerja, bicara, berpikir hehe... saya juga suka mengeluarkan ide-ide yang gila dan mendukung setiap orang yang punya ide yang out of the box. Dengan begitu semua orang disekitar saya tahu, oh, mereka bekerja dengan seorang 'bonek' hahaha... tetapi selain itu saya juga orangnya direct, jadi kalau saya lihat ada kesalahan langsung saya tegur, cukup keras, tetapi maksudnya agar kesalahan segera diperbaiki jadi masalah bisa segera tuntas. Demikian juga kepada diri sendiri, saya memacu diri sendir untuk terus perbaiki kekuarangan dengan belajar dari orang-orang sekitar saya.

Bagaimana caranya mendorong orang-orang anda untuk memberikan ide yang kreatif dan 'gila' ?

Pertama kami memang sengaja meng-higher anak-anak muda, kedua mereka diberikan ruang terbuka untuk mewujudkan ide-idenya. Karena kalau tidak beri ruang, ya percuma juga, meskipun organisasinya terdiri dari orang-orang muda.

Apa contoh ide gila yang sudah berhasil dilakukan untuk pemasaran Mataharimall ?

Salah satunya adalah kampanye sewa pasangan kencan online saat momen April Mop kemarin, kampanye itu berhasil menaikkan kunjungan 5 kali lipat dan transaksi naik 2,5 kali lipat dalam waktu tiga hari (1-3 April 2016, red)

Dari mana datangnya ide kampanye sewa pasangan kencan itu ?

Ide itu datang dari salah satu staf pemasaran kami, namanya Nida, dia anak muda dengan ide yang luar biasa. Itulah hasil dari budaya kami bold, fast and fun, mereka jadi semangat mencari dan menciptakan ide-ide baru. Mereka tidak takut untuk share ke saya dan atasannya yang lain, karena mereka juga sudah tahu saya suka ide-ide gila juga hehe...

Apakah kampanye itu hanya semata untuk kepentingan pemasaran dan menaikkan traffic ?

Tidak demikan, traffic naik itu dalah dampak demikian juga penjualan naik, itu adalah dampak. Sebenarnya tujuan utama kampanye itu adalah menyampaikan pesan sosial mengenai stop human trafficking, manusia bukan barang dagangan. Jika kemarin saat kampanye kan, iklan tersebut tersebar di media sosial, nah, jika diklik yang keluar adalah sebuah pesan sosial melawan perdagangan manusia.

Iklan atau kampanye tersebut berpotensi mengundang reaksi kontra dari masyarakat, apakah sudah dipikirkan mengenai hal itu sebelumnya ?

Iya, sebagai pemimpin saya sudah bilang, bahwa saya berani tanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kenapa begitu? Karena dengan begitu, bawahan saya bisa terus berani berkreasi dengan ide-ide yang lebih gila lagi. Kalau saya tidak kasih garansi, mereka pasti akan takut dan mundur duluan sebelum idenya disampaikan, kan sayang. Padahal seringkali dari ide yang kontroversial itu bisa datangkan dampak yang lebih bagus. Tetapi tetap dikontrol. Demikian juga yang terjadi pada kampanye kemarin itu, memang itu iklan kontroversial dan “bohongan”, tetapi memang saat momen April Mop yang lain (e-commerce, red) juga membuat hal serupa, tetapi mungkin hanya untuk humor, sedangkan kami mengemasnya menjadi sebuah kampanye sosial, dengan pesan anti perdagangan manusia.

Semua stakeholder Mataharimall mendukung kampanye itu ?

Pesannya mereka dukung, tetapi iklanya itu awalnya sempat membuat keluarga owner (Lippo Group) sedikit kaget, tetapi saya sudah lebih dahulu sounding ke Pak Jhon (Jhon Riyadi, red), saya bilang pak besok akan ada sesuatu jangan kaget ya. Beliau jawab,'akan ada apa?', saya bilang “maaf Pak saya belum bisa kasih tahu, liat besok saja kejutannya,”. Esoknya dia kaget, tetapi kemudian setelah itu beliau jadi ikut dukung karena ternyata itu adalah kampanye anti human trafficking he he.... (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)