Harijanto Setiawan: Berkibar di Singapura sebagai Desainer Floral

Harijanto Setiawan Harijanto Setiawan (kanan)

Katakan dengan bunga! Lewat “bahasa” bunga, terbuka jalur lebar untuk bertemu dan mengenal orang-orang tenar di dunia. Itulah yang dilakukan Harijanto Setiawan (50 tahun), kelahiran Jawa Tengah yang menamatkan pendidikan Arsitektur dan meraih gelar Master Real Estate dari University of New South Wales, Australia.

Setelah menamatkan pendidikan, Harijanto sempat berkarier di perusahan arsitektur selama 8 tahun. Namun, kecintaannya yang mendalam pada bunga sejak bocah, akhirnya membuat ia banting setir. Sejak 2002, Harijanto mendirikan Flower Design of Boenga (FDB), yang berkantor di lantai tiga Harding Road Penthouse Level 40C, Singapura.

Ketika masih bekerja di perusahaan arsitektur, jiwa Harijanto selalu gelisah, selalu ingin “bercengkerama” dengan bunga. “Bunga selalu menyimpan  kepentingan pribadi dan ada gairah tersendiri di sana. Jadi, saya pikir saya bisa membuat bisnis berdasarkan minat saya sendiri. Saya ingin menikmati pekerjaan dan melakukan hal yang saya sukai,” ungkapnya.

Langkah Harijanto tidak percuma, dalam waktu cepat ia dikenal sebagai jagoan perbungaan di Singapura. Harijanto pun menjelma sebagai desainer floral terkemuka di negeri jiran itu. Banyak klien kelas atas yang memercayakan pesta atau event yang diselenggarakannya dengan sentuhan bunga hasil desain Harijanto. Salah satunya adalah pesta perayaan putri seorang konglomerat Indonesia yang baru berusia satu bulan.

Pesta yang digelar di hotel mewah Capella, Singapura, dengan mengundang 300 tamu tersebut memakan biaya Rp 7,6 miliar. Biaya itu khusus untuk dekorasinya saja.  Ballroom Hotel Capella pun disulapnya menjadi sebuah taman hiburan mewah, lengkap dengan komedi putar dan hutan buatan.

Untuk mendekorasi pesta putri konglomerat itu, seluruh peralatan dan properti yang digunakan diproduksi di Indonesia dan diterbangkan khusus ke Singapura sekitar tiga minggu sebelum pesta digelar. Menurut Harijanto, timnya merumuskan konsep pesta tersebut selama 6 minggu sebelum acara digelar. Adapun bunga yang dipergunakan didatangkan dari berbagai negara, seperti Belanda, Selandia Baru, Afrika, dan kawasan Asia sendiri. Jenis bunga yang banyak dipergunakan adalah Gloriosa Lily, Calla Lily, Viburnum Snowball, Holland Roses, Cymbidium, Phalaenopsis, tulip, dll.

Sebagai perusahaan desain floral terkemuka di Singapura, FDB merambah pasar di seluruh penjuru dunia, mulai dari Vietnam, Singapura, Indonesia,  Malaysia, India, Jepang, Vietnam, Thailand, Afrika, Monako, Spanyol hingga Inggris. FDB membidik pesta tematis dan resepsi pernikahan kalangan atas dalam desain bunganya. “Saya menggarap semua hal yang berhubungan dengan perbungaan: dekorasi, konsultasi desain dan gaya untuk pesta privat, pernikahan, hotel dan event,” tutur penyuka jalan-jalan yang hingga kini masih lajang itu.

Dan kini, diperkuat oleh 20 karyawan yang bekerja secara penuh dan 40 karyawan lain secara paruh waktu, rata-rata setiap bulan FDB menangani 10 acara kecil dan empat acara besar. Tarif desain hiasan bunga untuk acara kecil berkisar Rp 50-500 juta, sedangkan acara besar di atas Rp 500 juta.

Untuk dekorasi di luar negeri minimum US$ 200 ribu, pesta privat minimum US$ 5 ribu, konsultasi hotel baru dan club image US$ 50 ribu. “Sedangkan untuk megawedding minimum 5 ribu orang party, konsultasi bunga US$ 100 ribu, tidak termasuk bahan,” kata Harijanto.

Menurut anak pasangan mendiang Sutjahja Setiawan dan Iswanti ini, pengalaman paling mengesankan ketika menggarap desain dekorasi yang amat wah di India. Harijanto menggarap desain dekorasi untuk pesta pernikahan anak konglomerat India, yang mengundang 8 ribu tamu selama empat hari tiga malam berturut-turut. “Setiap hari berganti dekorasi. Semua bahan dan material diimpor dari berbagai negara. Dalam proyek ini saya merekrut hampir  200 florist di India,” tuturnya.

Harijanto, lewat  FDB-nya, menjadi buah bibir dalam dekorasi bunga. Hal itu terjadi karena ia selalu menjaga kualitas desain yang selalu eksklusif untuk setiap klien yang dilayani. Harijanto bertekad untuk terus berkiprah di bisnis desain bunga, dengan selalu menciptakan kreasi baru, dan menjadi trend-setter di bisnis ini.

 

Didin Abidin Mas'ud & Gustyanita Pratiwi

 

Leave a Reply

1 thought on “Harijanto Setiawan: Berkibar di Singapura sebagai Desainer Floral”

mangharumkan nama Indonesia di dunia internasional menjadi contoh bagi generasi muda.... sukses selalu dan terus maju
by rahmat, 19 Dec 2012, 18:31

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)