Imelda Fransisca Kendalikan Bisnis Properti Olympic

IMG_0287

Selama ini Olympic sudah terkenal dengan brand furniture. Lebih dari 30 tahun, Olympic berjaya di dunia perabotan rumah. Tidak puas dengan satu lini bisnis, kini Olympic tergiur meramaikan industri properti yang dikelola oleh generasi kedua, yakni Imelda Francisca, anak ketiga dari pasangan Au Bintoro dan Wellih Tan, pendiri dari Olympic Furniture.

Saat ini Imelda menjalankan anak perusahaan Olympic Furniture, yaitu Olympic Development sebagai Vice President. Sebelum terjun ke perusahaan keluarga, Imelda sempat berprofesi sebagai bintang iklan, presenter, brand ambassador sejumlah produk, dan sempat menjadi news anchor di Net TV. Pemenang Miss Indonesia 2005 ini juga menulis 2 buku; You Can be Anything and Make Changes dan Modern Mama yang ditulis setelah kelahiran anak keduanya.

Imleda menempuh pendidikan di Ohio State University, Amerika, jurusan Psikologi. Perempuan kelahiran Bogor, 24 September 1982 ini selain hobi menulis, juga bermain bola basket. Baru-baru ini Olympic Development menggandeng HK Realtindo untuk membangun kawasan resendensial di Olympic Commercial and Business District (Olympic CBD), Sentul. Berikut ini nukilan wawancaranya:

Sejak kapan Olympic terjun di bisnis properti?

Sebenarnya tanah di Sentul (Olympic Commercial and Business District) ini sudah kami kelola selama 15 tahun. Tapi, untuk residensial seperti ini, merupakan proyek pertama. Kami menggandeng HK Realtindo karena awalnya saya kenal dengan HK Realtindo sudah lama, pihak keluarga juga mengenal HKR  sudah lama kerena sudah saling kenal dan track record HK Realtindo sudah terbukti kenapa tidak bekerja sama.

Apakah akan membangun kawasan residensial di tempat lain?

Kami ada tanah 200 hektar di Sukabumi. Tadinya kami cari tanah di sana untuk memindahkan pabrik Olympic Furniture yang ada di Bogor karena UMR di Sukabumi lebih rendah. Nah ayah saya sebagai pebisnis bilang kenapa tidak diintegrasikan? Apalagi dengan akan dibangunnya tol Lido akan menjadi masa depan investasi yang baik.

Nantinya akan dibangun kawasan industri dulu seperti yang di Sentul ini baru akan dibangun kawasan komersialnya, karena sekarang kawasan industri sudah banyak yang terintegrasi dengan kawasan industri. Saat ini sudah ada 2 perusahaan yang masuk ke kawasan industri di Sukabumi.

Untuk strategi pemasarannya sedang dibuat, mudah-mudahan semester 2016 awal sudah bisa launching. Tanah bekas pabrik di Bogor yang seluas 20 hektar masih akan digodok dulu rencananya. Sisa landbank di Sentul seluas 20 hektar akan dibangun hotel, resindence, perkantoran, warehouse, ruko dan aparteman. Selain itu kami juga punya tanah di Manado seluas 200 hektar.

Apakah semua anak Pak Au Bintoro terjun ke bisnis keluarga?

Kedua kakak saya fokus di Olympic Furniture, manufaktur, dan ritel karena furniture sudah perahu besar dan butuh lebih banyak orang. Kakak pertama saya, Santo Fransiscus, fokus di marketing dan operasional sedangkan Filian Fransiscus fokus di desain.

Ayah saya sangat nasionalis, beliau ingin produk dalam negeri bisa berjaya di kancah internasional. Furniture kami sudah mulai diekspor ke Australia. Tahun depan mulai akan menggalakkan ekspor. Furniture pasti akan terus berjaya apalagi sekarang properti juga tumbuh terus otomatis demand untuk furniture ada terus. Dengan kenaikan kurs US$, produk kami lebih murah dibanding kompetitor dari luar negeri dan untuk ekspor malah lebih menguntungkan.

Sejak kapan Anda bergabung dengan bisnis keluarga?

Saya baru terjun secara full baru tahun 2015. Tahun lalu saya lebih banyak membantu di Olympic Furniture untuk acara marketing, karena saya masih melalang buana di dunia lain. Saat ini ayah ingin meregenerasi perusaahan, sehingga saat yang tepat bagi saya untuk belajar dari ayah. Banyak yang bilang kok ga dari dulu? Karena saya ingin mencari ilmu dan ingin memperkaya diri dulu. Wawasan saya jadi lebih luas dibandingkan jika seandainya setelah saya lulus kuliah saya langsung masuk ke bisnis keluarga.

Apa hal yang membuat Anda akhirnya memutuskan untuk bergabung?

Yang utama adalah tanggung jawab saya sebagai anak dan asset yang ingin dikembangkan.

Apa konsep yang Anda tawarkan untuk Olympic Development?

Visi saya adalah good product, affordable price, dan good investment. Jadi secara produk kami ingin memberikan produk yang bagus, investasi yang bagus, dan harganya juga terjangkau.

Apakah akan terintegrasi dengan Olympic Furniture?

Tentu saja. Olympic Furniture juga sudah bekerja sama dengan properti yang lain juga. Misalnya hotel Premier di manapun mereka buka cabang furniturenya kami yang pegang.

Apa startegi Anda untuk mengembangkan Olympic Development?

Saya masih baru di sini tentunya saya ingin belajar terlebih dahulu. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)