Insinyur Jeff Carlat Layani Konsumen HP Sedunia

Siapa tak kenal Hewlett-Packard alias HP. Di tengah menjamurnya industri komputasi, bendera HP tetap berkibar. Begitu familiarnya HP bagi publik, banyak orang awam yang ragu dan enggan bermigrasi ke brand lain. Mengapa? Jeff Carlat punya jawabannya.

Jeff Carlat adalah Direktur Pemasaran  yang fokus pada software insight management dan software partner untuk industry standard servers and software di bagian enterprise storage, servers, and networking di HP.

Pria ramah dan murah senyum ini mengawali karirnya di Compaq 16 tahun lalu, berlanjut di HP. Meski telah menyandang gelar direktur, ini adalah kali pertama dan terakhir Carlat bekerja di dunia marketing. Sebelumnya Carlat bekerja di industri farmasi kenamaan, Abbott Laboratories selama 7 tahun sebagai insinyur manufaktur. Carlat juga pernah bekerja sebagai insinyur quality assurance di Texas Instruments selama lebih dari dua tahun.

Carlat memang mengawali perjalanan karirnya sebagai insinyur sesuai latar belakang pendidikannya. Bangku kuliah pertama didudukinya di teknik mesin Kansas State University. Ia kemudian meraih gelar MBA dari Engineering Management di The University of Dallas.

Menjadi seorang marketer biasanya lebih erat kaitannya dengan kemampuan berkomunikasi dibanding teknologi. Namun Carlat berbeda. Justru naluri tekniknya lah yang membuatnya unggul. Seperti marketer umumnya, Carlat mempunyai passion dalam menelusuri kebutuhan konsumen. Bedanya, passion tersebut ia tuangkan ke dalam inovasi dan teknologi. Dari sini ia memperoleh bekal untuk membuat produk yang lebih baik demi kualitas kehidupan konsumen dan member mereka waktu lebih untuk bisnis dan keluarga.

“Komunikasi saya dengan pelanggan ada di dalam produk HP itu sendiri. Mereka tidak perlu lama-lama menunggu di line telepon, curhat panjang lebar, kemudian operator hanya menjawab dengan satu pertanyaan sederhana, ‘Have you reboot it?’. Cara seperti itu tentu tidak bagus,” tutur Carlat.

Begitulah cara Carlat mewujudkan cita-citanya memimpin teknologi. “I want to be ahead of the curve of technology,” Carlat tak ingin jadi orang biasa dalam teknologi, “karena itu saya memilih Compaq sebagai pekerjaan bidang marketing pertama saya,” lanjutnya.

Titik balik insinyur yang kemudian mendalami dunia bisnis ini adalah saat mengenyam pendidikan pasca sarjana. Carlat sadar bahwa ia senang interaksi dengan manusia. Ia ingin mengetahui masalah yang sering mereka alami dari sisi teknologi. Dari situlah Carlat memberanikan diri memimpin teknologi bersama Compaq dan HP.

Menurut Carlat, apa yang ia raih sekarang memerlukan waktu yang tidak singkat. Selain itu dibutuhkan pula pengalaman, passion, dan percaya apa yang ia lakukan itu benar. Hal-hal tersebut sangat penting baginya.

“Jadi ketika saya bangun tidur, yang ada di pikiran saya adalah saya harus melakukan sesuatu yang akan menjadi benefit bagi konsumen,” kata Carlat kepada reporter SWA sebelum acara peluncuran server HP ProLiant Gen8.

Bagi Carlat, perjalanan karirnya di HP sangat memuaskan. “Tapi perjalanan ini belum selesai.” Ada passion yang selalu ia dapatkan dari perusahaan tersebut. Bukan itu saja, dari HP pun Carlat merasa senang karena ia diijinkan berbicara dengan orang-orang di seluruh dunia melalui intelijen dalam teknologi yang dibuat HP.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)