Jalan Panjang Tokopedia Menjadi Unicorn Indonesia

Tahun 2010, momentum mulai datang ke Indonesia. Yahoo mengakuisisi Koprol. Sejak itu, Indonesia mulai kedatangan berbagai pemodal ventura besar dunia. “Saya sempat bertemu dengan mereka, namun karena keterbatasan bahasa Inggris saya yang pas-pasan. Saya bisa membaca dan mendengar, tapi sulit berbicarai sehingga saya gagal berkomunikasi dengan baik dalam menyampaikan visi-misi Tokopedia. Namun bermodal tebal muka dan kegigihan, saya tahu kami tidak boleh menyerah. Kami sadar persaingan global akan datang, dan kami harus juga bisa belajar dari kacamata global. Kami butuh investor yang punya pengalaman di sisi teknologi dan internet,” ungkapnya.

Keberuntungan mengantarkan Tokopedia kepada investor-investor tekonologi asal Jepang. Bahasa Inggris mereka juga pas-pasan, membuat toleransi mereka lebih tinggi. Inilah alasan mengapa beberapa investor awal Tokopedia berasal dari Jepang & Korea: East Ventures (2010), CyberAgent (2011), Beenos (2012), SoftBank Korea (2013).

Dari para investor asing itu,  Tokopedia belajar untuk berkomunikasi dengan rutin menggunakan bahasa Inggris. Dan Oktober 2014 menjadi momentum penting, karena Tokopedia menjadi perusahaan internet pertama asal Asia Tenggara yang meraih kepercayaan investasi sebesar US$100 juta dari SoftBank & Sequoia Capital.

Investasi tersebut juga menjadi momentum penting, karena Indonesia tidak lagi hanya dipandang sebagai negara pasar. Namun, mampu melahirkan perusahaan teknologi kelas dunia yang dapat bersaing secara global. “Internet jelas mengubah hidup saya, hidup kami di Tokopedia, dan hidup orang-orang yang menggunakan Tokopedia,” katanya.

Bersamaan dengan ulang tahunnya, 17 Agustus 2017 lalu, Tokopedia juga mengumumkan telah meraih komitmen investasi senilai US$1,1 miliar dari Grup Alibaba. Investasi ini akan menjadikan Grup Alibaba sebagai pemegang saham minoritas di Tokopedia dan tidak memengaruhi kebijakan Tokopedia sebagai perusahaa independen.

Kini, ada lebih 150 juta kunjungan setiap bulan ke Tokopedia. Berdasarkan data terakhir pada 2017, lebih dari 80% transaksi dilakukan melalui mobile app. Berdasarkan laporan AppAnnie pada 2017, Tokopedia adalah shopping app paling top di Indonesia. Tokopedia juga menjadi situs e-commrce Indonesia nomor wahid.

Investasi dari Grup Alibaba dimanfaatkan Tokopedia agar dapat lebih jauh lagi mencapai misinya untuk pemerataan ekonomi secara digital di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah dengan membangun pusat inovasi terbaik di Indonesia untuk mengembangkan talenta dan sumber daya manusia, mengakselerasi inovasi-inovasi baru di Indonesia, serta mewujudkan misi Tokopedia.

Misi Tokopedia sejalan dengan misi Presiden Jokowi dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, dengan target potensi pasar sebesar US$130 miliar. Hal ini  sejalan dengan berbagai program pemerintah, seperti program Ekonomi Inklusif yang digagas oleh Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian dan Program 8 Juta UMKM Go Online yang digalakkan oleh Kominfo RI.

Bagi William, membangun Tokopedia layaknya membangun sebuah kota. Ada konsep kolaborasi di dalamnya. Tokopedia membutuhkan mitra-mitra strategis yang juga memiliki semangat sama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital.

 

Reportase: Herning Banirestu

www.swa.co.id

Pages: 1 2 3

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)