Jonathan D. Nandana, Ingin Membangun Media Digital Asuransi

"Tugas saya adalah mengubah mindset bahwa asuransi adalah suatu yang baik bagi customer dan memastikan mereka mendapat proteksi dari asuransi untuk aset-aset mereka," ungkap Jonathan David Nandana, Digital and Alternative Distribution Channel Manager Adira Insurance ketika ditanya mengenai apa yang memotivasi dirinya untuk bekerja di bidang asuransi.

adira

Perjalanan kariernya dimulai dengan menjadi seorang karyawan di perusahaan kontraktor. Pekerjaan itu ia lakoni hanya selama 4 bulan setelah lulus S1 jurusan Teknik Sipil  di Universitas Parahyangan, Bandung di tahun 2003. Kemudian, ia memutuskan untuk melanjutkan studi Magister di Universitas Prasetiya Mulya, Program Studi Marketing Management khususnya Branding. "Saya ingin mempelajari ilmu bisnis, karena ingin bekerja di sebuah perusahaan yang cakupannya lebih luas," ujarnya.

Setelah lulus pascasarjana di tahun 2005, setahun setelahnya ia bekerja di Adira Insurance. Walaupun sejak 2006 bergabung, tidak membuatnya jenuh dengan pekerjaan. Ini dikarenakan dia selalu mendapat kesempatan untuk pindah dari satu area divisi ke divisi lainnya. Mulai dari Corporate Communication Analyst, Marketing Communication Analyst, Senior Brand Development Analyst, Deputy Department Head of Marketing Communication, Deputy Department Head of Brand Management, Head of Brand & Customer Relationship Management. "Saat ini saya bersama tim dipercaya untuk mengelola seluruh perkembangan dan aplikasi teknologi dan digital perusahaan," ungkap pria yang hobi mengoleksi action figure Star Wars dan bercita-cita menjadi wirausahawan ini.

Untuk terus meningkatkan skill, ia mengikuti berbagai pelatihan internal perusahaan, workshop, dll. Ia mengatakan berkaitan dengan tanggung jawabnya di perusahaan saat ini, mendorongnya untuk mengupdate segala informasi mengenai teknologi digital dan aplikasi digital dalam setiap ranah bisnis.

Belajar otodidak, membaca buku, sharing, dan membangun relasi dengan teman dari bidang yang sama kerapkali dilakukannya. Ia selalu menempatkan diri di posisi orang yang ingin mengetahui banyak hal dan belajar.

Berkat keuletannya, pria kelahiran 29 Desember 1980 ini berhasil membangun brand Autocilin, sehingga bisa berkompetisi dengan brand sejenis lainnya. Ke depannya ia ingin membangun media digital yang dapat memberikan benefit kepada penggunanya. Selain itu berusaha me-develop anggota tim agar menjadi kader pemimpin dan berkontribusi terhadap perusahaan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)