Kartika Nurmalia, Muda dan Berprestasi

Muda dan berprestasi. Begitulah jika kita mengenal sosok Kartika Nurmalia. Lulusan termuda dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2007 ini mengawali kariernya menjadi auditor di sebuah kantor akuntan publik. Semenjak duduk di bangku kuliah Kartika bisa dibilang juga mahasiswi berprestasi. Hal itu ditunjukkannya dengan diperolehnya beasiswa sejak awal masuk kuliah hingga ia menyelesaikan studinya.

Kini di usianya yang baru 27 tahun, ibu dari Ivanna Faisha Fikri ini menduduki jabatan Transaction Banking Sales Manager The Bank of Mitsubishi. Dengan setelan baju hitam yang dipadupadankan dengan jilbab kuning sehingga menambah kesan menarik pada dirinya, Kartika menyampaikan sekilas cerita perjalanan kariernya kepada Indah Pertiwi:

Kartika

Bisa dijelaskan mengenai tempat tanggal lahir, keluarga (anak suami)?

Tempat tanggal lahir: Jakarta, 3 Agustus 1986. Anak pertama dari 6 bersaudara. Suami: Muhammad Fikri. Anak: Ivanna Faisha Fikri.

Apa latar belakang pendidikan Anda?

Background pendidikan: Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Apakah terdapat kaitan antara background pendidikan dengan pekerjaan yang sedang diemban kini?

Ya, terdapat kaitan antara background pendidikan dengan pekerjaan yang diemban. Sebagai lulusan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tentunya saya dapat mengimplementasikan ilmu yang saya miliki dengan pekerjaan saya sebagai Transaction Banking Sales Manager misalnya untuk hal yang terkait dengan marketing, cara memimpin dan bekerja sama dalam tim, juga berkomunikasi dan networking dengan customer, dan juga membuat perhitungan – perhitungan bisnis dan strategi selama saya berkarier sebagai Transaction Banking Sales Manager.

Bisa diceritakan sejak kapan Anda bergabung The Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ (BTMU)?

Bergabung dengan BTMU sejak Juni 2012

Sebelumnya bekerja di mana, dan berapa lama? Posisi terakhir sebagai apa?

Dulu pernah bekerja di KPMG (Kantor Akuntan Publik) sebagai auditor (2 tahun) dan di Bank Mandiri sebagai Transaction Banking Sales (2.5 tahun).

Kenapa memilih pindah? Apa alasannya?

Saat bekerja diBank Mandiri saya mendapat tawaran dari Head Hunter untuk bergabung dengan BTMU. Tawaran tersebut saya terima karena menurut saya bekerja dengan salah satu bank berkelas dunia akan memberikan saya kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dengan eksposure kerja berskala internasional.

Selain itu, saya sangat tertarik untuk bekerja sama dengan rekan – rekan dari negara lain, yang memiliki keanekaragaman budaya dan bahasa, untuk berkolaborasi menciptakan deal-deal yang lingkupnya tidak hanya Indonesia tetapi regional Asia Pasifik bahkan dunia.

Tanggung jawabnya apa saja?

Tanggung jawab saya adalah sebagai sales dan product partner dari Relationship Manager yang menangani nasabah Japanese Corporate untuk mempromosikan Trade Finance dan Cash Management yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan profit dari transaksi nasabah tersebut.

Berapa banyak staf yang dibawahi?

Saat ini anggota tim sales untuk Transaction Banking yang menangani Japanese Corporate ada 3 orang dan saya melapor kepada Head of Department dan meng-assist seorang junior.

Apa saja prestasi Anda di perusahaan ini? baik prestasi pribadi atau team?

Saya lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada usia 20 tahun dan menjadi salah satu lulusan termuda pada 2007. Dan selama saya berkuliah, saya memperoleh beasiswa dari tiga institusi besar nasional semenjak saya masuk hingga lulus.

Pada tahun fiskal 2013, saya mendapatkan apresiasi sebagai transaction banking sales dengan achievement 160% dari target revenue yang ditetapkan. Selain itu, saya mendapatkan apresiasi sebagai best business partner dalam pengembangan transaksi Pemberitahuan Import Barang (PIB) untuk sebuah Japanese Corporate Customer.

Apa saja terobosan atau inovasi yang Anda buat?

Terobosan yang saya lakukan adalah pendekatan terhadap nasabah untuk menggali kebutuhan transaksi mereka, melakukan consultative selling dengan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan transaksi nasabah, dan membina relationship yang baik dengan nasabah agar ketika nasabah memerlukan bantuan untuk menyelesaikan transaksi mereka, mereka menghubungi BTMU sebagai bank pilihan mereka.

Tantangan menjabat posisi sekarang apa?

Persaingan di dunia perbankan yang semakin kompetitif/ketat. Dan tuntutan untuk dapat memberikan pelayanan yang cepat, fleksibel, dan variatif kepada customer.

 Apa suka duka dalam menjalani karier sebagai Transaction Banking Sales Manager?

Keinginan customer untuk terus bertransaksi di BTMU, networking dengan customer dan rekan – rekan BTMU di seluruh dunia, dan kepercayaan customer untuk selalu berkonsultasi kepada saya terkait transaction banking product/solution merupakan hal yang membahagiakan bagi saya.

Sedangkan keinginan untuk terus mempromosikan solusi/ produk transaction banking di tengah pengembangan sistem yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, serta kecepatan untuk bisa memberikan pelayanan terbaik di tengah persaingan yang semakin ketat merupakan tantangan bagi saya.

Apa target berkarir di perusahaan ini?

Menjadikan BTMU sebagai pemain utama dalam bisnis transaction banking terbesar di dunia dengan mengkontribusikan significant fee based income bagi BTMU yang berasal dari trade finance/ trade service transaction.

Dan untuk ke depannya cita-cita dan ambisi hidup apa yang masih ingin di capai?

Menjadi pemimpin wanita (top executive) di industri perbankan berkelas international

Apa kegemaran seorang Kartika Nurmalia?

Memasak

Apa goal yang ingin dicapai tim?

Mencapai target yang telah ditentukan oleh perusahaan, dapat memenuhi needs dari customer dengan tepat, serta memiliki tim yang semakin solid.

Kartika2

Apa prestasi dan terobosan-terobosan yang dilakukan selama berkarier
(mungkin di setiap jenjang jabatan dia mengukir prestasi – jelaskan)?

-Transaction Banking Sales with Highest Fee Based Income for Japanese Corporate Customer Segment: The Bank of Tokyo Mitsubishi – UFJ, Ltd (2013).

-Transaction Banking Sales With Highest Fee Based Income: PT Bank Mandiri Tbk (2012).

Terobosan yang saya lakukan adalah melakukan pendekatan terhadap nasabah untuk menggali kebutuhan transaksi mereka, melakukan consultative selling dengan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan transaksi nasabah, dan membina relationship yang baik dengan nasabah agar ketika nasabah memerlukan bantuan untuk menyelesaikan transaksi mereka, mereka menghubungi BTMU sebagai bank pilihan mereka.

Apa prestasi yang menurut Anda paling membanggakan?

Saya lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada usia 20 tahun dan menjadi salah satu lulusan termuda pada tahun 2007. Dan selama saya berkuliah, saya memperoleh beasiswa dari tiga institusi besar nasional semenjak saya masuk hingga lulus.

Apa kiat-kiat unik dan inovatif yang pernah dilakukan dan bagaimana hasilnya?

Intinya ketika kita ingin sukses, kita harus mengetahui apa yang harus kita lakukan untuk mencapai hal tersebut, “langkah pertama menuju kebahagiaan adalah memutuskan apa yang saya mau, kemudian lakukan”. Mencintai apa yang saya kerjakan hingga saya merasakan bahwa semua terasa lebih mudah dan nyaman. Selalu percaya (belief) kepada Tuhan sehingga selalu dimudahkan dalam segala urusan dan diberikan banyak keberuntungan. Tekun dan pantang menyerah.

Apa kompetensi (skill and knowledge) yang dimiliki sehingga optimis menjadi future women leader?  

Latar belakang pendidikan yang saya miliki sebagai lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan juga pengalaman kerja saya di institusi – institusi besar seperti KPMG (big four public accountant firm), Bank Mandiri, dan BTMU.

Selain itu saya memiliki kepercayaan diri sebagai sales transaction banking yang sukses yang didukung dengan selling skill dan negotiating skill yang baik dengan customer.

Apa saja yang akan dilakukan jika menjadi leader?

Selalu visioner atau memiliki pandangan yang jauh ke depan; dapat memotivasi dan memberikan inspirasi bagi orang-orang di sekitar kita.

Bagaimana pandangan Anda soal keberhasilan ganda (sukses karier dan sukses keluarga)?  

Keberhasilan ganda merupakan suatu hal yang bisa dimiliki oleh siapa pun, asalkan dapat mengimbangi peran saya sebagai seorang wanita karier dan sebagai istri atau ibu yang baik bagi suami dan anak – anak saya kelak.

Keberhasilan ganda tersebut tentunya membutuhkan support dari keluarga dan orang – orang terdekat sehingga dapat terwujud.

Kalau dia menjadi women leader, apakah bisa memerankan sebagai isteri dan ibu yang baik juga? Apa kiatnya?

Tentu saja bisa. Modalnya adalah keyakinan dan support dari keluarga dan orang-orang terdekat agar dapat memberikan yang terbaik bagi keluarga dan juga perusahaan yang dipimpinnya.

Kiatnya adalah depat membagi waktu antara karier dengan keluarga. Misalnya, saat bekerja di kantor, fokus kita adalah kepada pekerjaan kita. Sedangkan ketika di rumah ataupun saat weekend, semua waktu saya akan saya berikan full untuk keluarga.

Tips lainnya adalah dengan selalu memelihara komunikasi yang baik kepada keluarga dan juga rekan-rekan kerja, sehingga benturan kepentingan dapat diminimalkan.

Bagaimana peran Anda dalam membina keluarga?

Peran saya dalam keluarga adalah sebagai istri yang baik bagi suami saya dan juga sebagai ibu yang baik bagi anak saya tentunya dengan memberikan waktu saya untuk mereka dan selalu ada saat mereka membutuhkan saya. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)