Keith Davies, Dua Kali Bawa Nama Inggris ke Indonesia

Berawal dari kecintaannya pada kesenian Inggris, Keith Davies OBE kembali ke Indonesia sebagai Country Director British Council. Ini kali keduanya membawa nama Inggris ke Indonesia.

Sekitar 36 tahun lalu, Keith Davies adalah seorang pemuda Inggris biasa yang bermimpi mempromosikan kesenian dan kebudayaan Inggris ke berbagai penjuru negeri. Setelah lulus dari sekolah drama dan sastra Inggris, Keith mengabdikan dirinya pada British Council. Karier Keith di British Council memang bukan perjalanan karier pertamanya.

“Saya pernah bekerja di hotel sebelumnya, bergelut dengan koktail, kemudian kerja kantoran. Tapi karier pertama yang saya serius baru di British Council,” kenang Keith. Di Cardiff, sebuah ruangan rapat bergaya minimalis nan rapi di markas British Coucil Keith berbagi pengalamannya di badan hubungan kebudayaan internasional Inggris tersebut.

Berkantor di London, Keith bergabung dengan British Council. Di sana ia ditempatkan di Center of Overseas Student (pusat pelajar asing), kemudian di departemen perfilman. Setelah 8 tahun berdiam di London, tahun 1984 adalah tahun pertama Keith mendapat kesempatan ke luar negeri.

“Pertama kali ke luar negeri, saya pergi ke Indonesia selama 4 bulan. Saya ke Bali, Yogyakarta, Kalimantan, Tana Toraja. Indonesia waktu itu belum seramai sekarang,” ujar Keith kepada reporter SWA, Tika Widyaningtyas.

“Cuacanya yang panas, makanan pedas, dan populasinya sangat besar!” lanjut pria kelahiran Everton, Inggris, saat ditanya kesan pertamanya di Indonesia.

Sebelum menjabat sebagai direktur British Council di Indonesia, Keith pernah menduduki jabatan yang sama di Hanoi dan berbagai jabatan operasional pendidikan di Bangkok, Beijing, Bahrain, dan Kuala Lumpur.

“Tantangannya kalau di Indonesia tidak punya sejarah yang sangat kuat dengan Inggris seperti Malaysia. Orang Indonesia tahu Harry Potter, Sherlock Holmes, klub-klub sepakbola Inggris, tapi belum sepenuhnya tahu tentang Inggris dan budaya-budayanya," katanya.

Karena itu menurut Keith diplomasi budaya antara Inggris dan Indonesia akan terus ditingkatkan. Pria yang mengidolakan David Moyes tersebut akan terus meningkatkan kepercayaan dan mutual understanding untuk mempererat hubungan. Rencananya, pada Senin, 28 Mei 2012 Keith dan Menteri Pendidikan Indonesia, Muhammad Nuh, akan menandatangani perjanjian kerja sama di London.

“Ada tiga hal yang merefleksikan Indonesia. Pertama adalah orang-orangnya yang ramah, approachable, dan terbuka. Selain itu Indonesia juga sangat kaya akan budaya dan memiliki kreatifitas yang tinggi,” ujar Keith.

Selama bergabung dengan British Council, Keith mengaku mendapat pelajaran berharga tentang menghargai orang lain. Ia juga belajar untuk menjadi pribadi yang lebih luwes dan mudah beradaptasi.

“Walaupun kami orang asing, kami harus mempelajari budaya apalagi bahasa lokal juga,” pungkas Keith yang ternyata masih terus belajar Bahasa Indonesia. (Tika Widyaningtyas)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)