Lina R. Dewi Sinergikan Teknologi dengan Karyawan 

Manajer Human Resources (HR) PT P&G Indonesia. Lina Rosita Dewi.

Perempuan muda kelahiran 1990 ini bergabung dengan PT P&G Indonesia sejak tahun 2013. Kini, Lina Rosita Dewi menjabat sebagai Manajer Human Resources (HR) perusahaan consumer goods asal Amerika Serikat.

Menyelesaikan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, kini ia bertanggung jawab menjaga engagement dan memelihara hubungan baik perusahaan dengan karyawan atau sesama karyawan P&G Indonesia. HR sebagai mitra utama perusahaan yang berhasil memuluskan transformasi perusahaan, dipimpin  oleh Lina bersama sekitar 500 karyawan.

Baginya, sistem HR yang baik mampu menciptakan organisasi yang solid, produktif, dan mencapai target perusahaan. Tantangan yang dihadapi saat ini dalam mengelola SDM semakin dinamis, terlebih perusahaan mengalami pelambatan bisnis dan masuknya generasi milenial ke dalam lingkaran tenaga kerja. “HR harus dapat melakukan pendekatan ke generasi milenial yang karakteristiknya ingin serba cepat, gampang, dan personalized, sehingga mereka termotivasi untuk menjadi bagian dari perusahaan,” ungkapnya.

Strategi jitu dalam menarik Gen Y dan milenial ini dilakukan Lina  antara lain melalui pendekatan berbasis teknologi. Ia menyadari paparan teknologi pada generasi saat ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Lina berinisiatif menciptakan  virtual reality yang dapat memfasilitasi penggunanya untuk bisa belajar dari seniornya. “Dengan menggunakan aplikasi ini, nantinya pegawai P&G Indonesia seolah-olah berada di ruang kelas bersama pegawai lainnya dan tenaga pengajar lainnya,” ungkapnya.

Virtual reality (VR) ini menghadirkan atmosfer yang nyata, sehingga menjadi sebuah kelas yang berisikan pegawai dan para ahli meski lokasi mereka tersebar di berbagai tempat. “Dengan seperti itu, karyawan akan lebih engaged dan hopefully. Dampaknya lebih baik untuk karyawan kami,” ia menegaskan. Memang aplikasi VR ini masih dalam pengembangan sebelum digunakan oleh karyawan P&G Indonesia.

Lina berusaha mensinergikan perkembangan zaman dengan generasi sekarang yang telah mendominasi dunia kerja. Ia berusaha membangun engagement dan me-retain kelompok milenial dengan mengagas sinergi antara teknologi dengan manusia. Selain itu, value preposition dilakukan untuk pendekatan dan menarik motivasi karyawan dengan action plan yang selalu melibatkan karyawan. “Mereka akhirnya bisa merasakan ini bukan hanya company inisiative, tapi ini adalah hasil keputusan bersama,” jelasnya.

 

Reportase: Arie Liliyah

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)