Muhammad Ariono Margiono

Kecintaan berbagi, baik ilmu maupun dana, mengantarkan Muhammad Ariono Margiono menggeluti dunia Corporate Social Responsibility (CSR). “Saya merasa setiap orang harus dan bisa berbagi, apa pun yang ia punya,” ungkapnya. Karena itu, tawaran menempati pos Head of Social Leadership Practise Group

di Maverick Public Relations langsung diambilnya. “Saya membantu klien mengembangkan program-program CSR yang berkelanjutan, bagus, berkontribusi tidak hanya bagi komunitas tetapi juga mempunyai nilai bagi perusahaan yang bersangkutan,” kata kelahiran Bogor 4 Maret 1977 yang akrab disapa Ari.

Bersama Maverick, ia mengembangkan Catalyst, program CSR yang berbentuk pelatihan setiap bulan selama setahun mengenai komunikasi dan kampanye. Tujuannya, membantu lembaga swadaya masyarakat (non-government organization/NGO) lokal meningkatkan kualitas kampanyenya. “Karena, jarang ada perusahaan yang dekat dengan NGO. Ini penting karena dalam demokrasi perlu ada hubungan dan komunikasi yang dekat dan intensif antara pemerintah, sektor swasta, dan NGO,” kata Ari yang sempat berkarier di NGO internasional yaitu Oxfam Great Britain sebagai Manajer Komunikasi Media dan Advokasi untuk Indonesia, serta di Hellen Keller International sebagai Deputy Country Director of Programs untuk Indonesia.

Ari juga membuat program CSR yang pertama kali ada di Indonesia, yaitu komunikasi yang bersifat ad hoc bekerja sama dengan NGO internasional untuk memberikan pelatihan selama sehari. “Ini inovasi yang saya bawa dan belum pernah ada yang melakukan. Pelatihan ini mengenai menjadi juru bicara,” kata sarjana hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran, yang menyandang gelar master bidang ekonomi dan sosial politik internasional dari University of Wales, Aberystwyth, Inggris, serta master bidang manajemen dari Binus Business School.

Yurivito Kris Nugroho

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)