Menuju Ultah Emas, Ini Resep Sukses Grup Sekar

Tak terasa, Grup Sekar akan merayakan hari jadi yang ke-50 pada tahun 2016 mendatang. Bisnis yang didirikan Harry Susilo di tahun 1966 ini bermula dari usaha rumahan, yaitu membuat krupuk udang.

Usaha itu kemudian berkembang ke arah ekspor produk hasil laut, yaitu udang dan ikan. Mulanya, perusahaan trading besar di Jepang tengah mencari produk hasil laut, yaitu udang dan ikan.

Minimnya informasi, menggiring mereka mencari Grup Sekar yang dikenal baik sebagai produsen krupuk udang, untuk menjual udang dan ikan sebagai produk ekspor ke Jepang. “Ekspor hasil laut dimulai tahun 1960-an, yang dilakukan lewat pesawat udara,” kata Direktur Utama PT Sekar Bumi Tbk, Harry Lukmito mengenang.

Bisnis Grup Sekar terus menggurita. Mereka kini memiliki beberapa lini usaha seperti produksi makanan kering dan olahan beku, agrobisnis seperti perkebunan mete & budidaya hasil laut, produksi pakan udang dan ikan, logistik & distribusi, properti dan resor, pertambangan, serta restoran.

Harry Lukminto, Direktur Utama PT Sekar Bumi Tbk Harry Lukminto, Direktur Utama PT Sekar Bumi Tbk

Resep sukses Grup Sekar bertumpu pada tiga pilar. Pertama, memperkuat infrastruktur melalui jaringan distribusi dan logistik di dalam maupun luar negeri. Kedua, memperkuat jaringan pemasaran dengan aktif mengikuti exhibition, buyers visit, dan market monitoring and analysis.

Ketiga, memperkuat inovasi dengan mengadopsi teknologi mutakhir, menciptakan produk baru yang punya nilai tambah, serta memperoleh sertifikasi internasional untuk meningkatkan nilai perusahaan. “Usaha utama kami adalah di bidang makanan yang berbasis bahan baku hasil pertanian dan perikanan,” kata Harry.

Untuk itulah, perseroan mendirikan cabang-cabang usaha baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa untuk mendukung ketersediaan bahan baku serta distribusi penjualan domestik.

Perseroan juga diuntungkan dengan tersedianya sumber daya manusia yang memadai di Jawa Timur serta sumber daya alamnya yang kaya. Dengan jaringan yang terbangun di daerah-daerah, manajemen tahu betul tentang budaya dan karakter pasar di tiap daerah sehingga memuluskan laju bisnis.

Untuk menjadi pemain nasional dan bahkan global, lanjut dia, kehadiran rekan bisnis seperti perusahaan finansial dan investor strategis sangat penting. Ini akan melengkapi kekuatan dari segi produk dan merek.

“Grup Sekar telah lama menerapkan manajemen profesional dalam usahanya, dengan prinsip the right people at the right place. Ini juga berlaku bagi anggota keluarga,” ujar Harry.

Selain pasar ekspor China, Sekar Bumi juga akan masuk pasar Eropa Timur seperti Rusia, yang mulai melirik produk-produk berbasis ikan dan udang. Ceruk pasar dalam negeri juga masih terbuka lebar.

Perseroan akan mulai mengoperasikan anak usaha, yakni PT Bumi Pangan Utama yang dibangun di atas lahan seluas 34.337 meter persegi di Millennium Industrial Estate Tangerang, Agustus mendatang. (Reportase: Maria Hudaibyah Azzahra)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)