Pro Car Mengeruk Peluang di Bisnis Pembiayaan Mobil Bekas

Perusahaan pembiayaan khusus mobil bekas, Pro Car International Finance, melihat bisnis pembiayaan mobil bekas terutama untuk sektor produktif seperti kendaraan komersial (niaga) dan angkutan umum, peluangnya sangatlah besar.

Direktur Utama Pro Car, Gusti Wira Susanto, mengatakan, penjualan mobil bekas jika dibandingkan dengan penjualan mobil baru di Indonesia saat ini hampir 5 kali lipatnya. “Jika penjualan mobil baru hanya 1 juta unit, maka mobil bekas bisa sampai 4,5 juta unit,” kata Gusti di Jakarta, Selasa (30/10).

Dari pasar mobil bekas yang besar tersebut, sejak Januari-September 2012, Pro Car berhasil membiayai sekitar 15 ribu nasabah baru. Total portofolio pembiayaan per September 2012 Rp 1,9 triliun atau naik 30% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total pembiayaan tersebut, 90% diantaranya merupakan pembiayaan untuk sektor produktif yakni kendaraan komersial dan angkutan kota. Hanya 10% nya yang merupakan pembiayaan mobil bekas passanger.

“Kendaraan sektor produktif pasarnya sangat besar sebab bersentuhan langsung dengan sektor riil. Sektor inilah yang menjadi bisnis utama kami,” katanya.

Dari bisnis pembiayaan mobil bekas, aset Pro Car per September 2012 ini telah mencapai Rp 1,76 triliun dengan laba Rp 54 miliar, tumbuh 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kami menargetkan hingga akhir tahun 2012 laba sebesar Rp 58 miliar,” tambahnya.

Saat ini Pro Car memiliki 36 cabang yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Sebagai pengembangan bisnisnya, akan dibuka tujuh cabang baru, termasuk di wilayah Indonesia Timur seperti Ternate dan Sorong. (Lila Intana)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)