Targetkan Penjualan Rp 900 Miliar, Vimala Hills Perkenalkan Cluster Alpen Peak

Kesehatan dan kebahagiaan keluarga sangat dipengaruhi properti yang ditempati serta lingkungan di sekitarnya. Properti tidak dapat dikatakan memberi bernilai investasi terbaik, jika belum memberikan kontribusi bagi kesehatan dan kebahagiaan keluarga.

Vimala-Zaldy 2org

Berangkat dari tujuan itu, Vimala Hills Villa & Resort di Bogor (Grup Agung Podomoro Land) menawarkan keuntungan investasi ganda dengan menghadirkan vila Cluster Alpen Peak. Cluster ini terletak di fase 3, ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut, sehingga penghuni dapat merasakan dengan nyata kesejukan udara pegunungan. Selain itu, unit-unit di cluster Alpen Peak menampilkan pemandangan menuju danau jernih yang dilengkapi Sunflower & Butterfly Garden.

“Setiap hari penghuni dapat menikmati keindahan bunga matahari dan kupu-kupu. Cluster Alpen Peak juga memiliki struktur tanah hilly contour, yang menampilkan perbukitan, tebing, jurang, dan lembah,” jelas Zaldy Wihardja, General Manager Marketing Vimala Hills Villa & Resort.

Menurutnya, Cluster The Alpen Peak tersedia mulai dari tipe 3 hingga 5 bedrooms. Bagi yang menginginkan keistimewaan, dapat memilih tipe The Everest yang  eksklusif dengan luas tanah sekitar 1.000 meter di tepi tebing. Harga tiap cluster bervariasi tergantung luas tanah dan bangunan. Contoh, untuk tipe tiga kamar dijual berkisar Rp 3,5 miliar; unit empat kamar dipasarkan Rp 4,5 miliar; unit lima kamar ditawarkan mulai Rp 7 miliar. Harga itu dipengaruhi oleh luas tanah dan bangunan. Sebagai gambaran, harga tanah di Vimala Hills telah mencapai Rp 5 - 6 juta per meter persegi, sedangkan harga bangunan berkisar Rp 7  - 8 juta per meter persegi.

Vimala-maket

PT Putra Adhi Prima (PAP), pengembang Vimala Hills Villa & Resort, menargetkan penjualan cluster Vimala Hills Villa & Resort  mencapai Rp 900 miliar per tahun. Sekadar informasi Cluster Alpen Peak merupakan cluster ke-9 besutan deveolper yang berafiliasi dengan Grup Agungpodomoro Land itu. Sebelumnya Vimala Hills telah memasarkan cluster Bromo, Pangrango, Sameru, Argopuro, Rinjani, Krakatau, Kilimanjaro, dan Kinabalu. “Untuk cluster terakhir yang akan diluncurkan adalah Cluster Himalaya  yang akan diperkenalkan ke pasar bulan November 2013,” Zaldy menambahkan.

Semua proyek Vimala Hills dibangun di atas lahan seluas 88 hektar. Total lahan tersedia 100 hektar. Dan ditargetkan total unit yang akan dibangun sebanyak 588  vila yang terbagi dalam 10 cluster. Seluruh proyek akan selesai pada 2016 mendatang. Sedangkan cluster Bromo dan Pangrango akan selesai pada akhir 2014. Proyek Vimala Hills secara keseluruhan memakan investasi sebesar Rp 1,6 - 2 triliun.

Zaldy mengklaim, keamanan dan kenyamanan penghuni menjadi pertimbangan utama. Di mana, Vimala Hills Villa & Resort memiliki sistem keamanan berlapis, dengan security selama 24 jam dilengkapi infrared dan CCTV.

Bagaimana aksesnya? “Cluster The Alpen Peak dapat ditempuh  hanya dengan akses tol ke tol. Cuma memerlukan waktu 30 menit lebih dari  tol Cawang, Jakarta. Lokasi yang strategis di wilayah pertemuan antara Bogor, Puncak dan Jakarta membuat daerah ini semakin bernilai sebagai investasi yang terus meningkat,” jelas Zaldy. (EVA)

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)