Citi Group dan UI Apresiasi Pengusaha Mikro

Mencari pelaku usaha mikro yang mampu mengelola sumber daya lokal tanpa merusak lingkungan dan melestarikan budaya nusantara sekaligus memberdayakan masyarakat dan perempuan dalam pendekatan kewirausahaan bukanlah perkara mudah. Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2013 merupakan salah satu cara mengapresiasi pelaku usaha yang tidak banyak terekspos.Citi_Mikro

 

Demikian diungkapkan Agung Laksamana, Country Corporate Affairs Director Citi Indonesia seusai memberikan penghargaan kepada 9 pelaku usaha kecil menengah. “CMA juga berfungsi untuk memperluas jaringan bagi lembaga keuangan mikro yang memberikan pinjaman bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM),” ujar dia.

 

Citi Group melalui Citi Peka bersama UKM Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) telah menggelar CMA sejak tahun 2005. Sepanjang kurun waktu tersebut telah menjaring sebanyak 4.818 pelaku usaha mikro dari seluruh pelosok Indonesia dan menobatkan 82 pemenang dari berbagai katagori.

 

CMA adalah salah satu bentuk nyata kepedulian Citi Indonesia terhadap para pelaku usaha mikro dengan omzet tahunan dibawah Rp 100 juta, dengan memberi dukungan dan penghargaan. Untuk tahun ini, Citi Foundation mengalokasikan dana sekitar USD 150.000. Dengan demikian, sejak 2005, Citi Foundation melalui Citi Peka telah menggelontorkan total dana lebih dari Rp 5 miliyar untuk CMA.

 

“Total dana untuk Citi Foundation tahun ini sebesar USD 860.000. Mayoritas digunakan untuk financial education. Tahun depan anggarannya naik menjadi USD 900.000,”' ujar Agung.

 

Sementara itu, Sisdjiatmo K Widhaningrat, Kepala UKM Center FEUI mengatakan CMA tidak semata memberikan penghargaan. Tetapi juga memberikan pendampingan bagi alumni-alumni CMA. Pendampingan berupa intensive assistance program dan juga bekerjasama dengan lembaga keuangan mikro di daerah sebagai partner lokal. “Hal ini senafas dengan semangat untuk membangun ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

 

Pada CMA tahun ini, panitia menyeleksi 451 usahawan mikro, kecil, menengah dari antero pelosok tanah air. Setelah melalui tahapan seleksi administratif, survei tempat usaha, dan wawancara, akhirnya terpilih 16 finalis. Peraih penghargaan Wirausaha Mikro Terbaik 2013 adalah Indra Yeni melalui usaha Tenun Unggan Lansek Manih. Selain itu, juga ada 8 peraih penghargaan untuk kategori Wirausaha Perempuan, Wirausaha Mikro Sosial, Wirausaha Mikro Berwawasan Lingkungan, dan Wirausaha Mikro Pelestarian Budaya. (Sigit A Nugroho)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)