Bisnis Dokter Muda dengan 11 Cabang Klinik Kecantikan

Menjadi cantik merupakan dambaan setiap wanita. Saat ini banyak wanita yang melakukan perawatan-perawatan untuk mewujudkan mimpinya menjadi cantik dan menarik. Di Indonesia sendiri sudah banyak klinik kecantikan yang memberikan pelayanan-pelayanan terbaik. Salah satunya The Clinic Indonesia yang diperkasai oleh dr. Danu Mahandaru, SpBP-RE bersama beberapa rekannya yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk mendirikan The Clinic Indonesia dengan taraf Internasional. Berikut wawancara SWA Online dengan dr. Danu Mahandaru, SpBP-RE :

20150608_100616_resized

Boleh diceritakan bagaimana awal berdirinya The Clinic Indonesia?

The Clinic Indonesia ini berdiri pada tahun 2010 dengan dirintis oleh beberapa dokter yang memang punya konsen yang sama di bidang estetika. Saya melihat di Indonesia belum ada klinik yang mempunyai fasilitas yang benar-benar bagus, sehingga kebanyakan masyarakat Indonesia masih pergi keluar negeri walalupun hanya untuk suntik botok, kenapa sih di Indonesia tidak ada klinik yang menyediakan jasa yang bertaraf internasional ? Dari hal tersebut saya dan beberapa teman saya berinisiatif membuka klinik ini.

Bagaimana perjalanan bisnis ini dari tahun 2010 hingga saat ini ?

Pada prinsipnya The Clinic Indonesia mempunyai visi dan misi untuk memberikan pelayanan yang baik, konsep yang baik, sehingga menghasilkan profit yang besar sehingga banyak orang yang tertarik juga untuk mengembangkan bisnis ini dengan konsep One Stop Estetika.

Selama lima tahun ini suka dukanya apa dalam menjalankan bisnis ini?

Untuk suka dukanya sendiri tentu banyak terutama ketika berhubungan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) kami menginginkan dokter-dokter yang akan bergabung dengan kami mempunyai kualitas yang bagus dan sesuai dengan kapasitas yang kami perlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk para konsumen kami.

Apa kelebihan klinik ini dibandingkan dengan klinik lainnya?

Di The Clinic Indonesia ini kami melayani konsumen bukan sesuai dengan kemampuan para dokter tetapi sesuai dengan kebutuhan konsumen. Di sini kami menggunakan konsep “One Stop Aesthetic Center” di mana kami melayani dari struktur wajah, rambut, gigi, dan kuku. Menurut saya, ini bagian organ-organ tubuh yang menunjang kecantikan wanitta. Misalnya ada pasien yang mengeluhkan wajahnya sudah kendur, nah kami bisa memberikan layanan sesuai kebutuhan pasien seperti pasang benang, operasi plastik, sedangkan di klinik lain banyak dokter yang melakukan tindakan hanya sesuai dengan kemampuan dokternya. Menurut saya,  pasien mempunyai kepuasan yang tertinggi, semua pasien mempunyai hak untuk menggunakan vilen, implan semua hak pasien.

Produk dan layanan apa saja yang ada di klinik ini? Dan bagaimana strategi pemasarannya?

Di sini karena mengusung konsep One Stop Aesthetic Center, kami mempunyai beberapa layanan seperti Plastic Surgery yang meliputi Liposuction, Tummy Tuck, Breast Augmentation, Eyelid Surgery, Rhinoplasty, Facelift, Jaw Countouring, Tattoo Removal. Untuk Dental Care kami mempunyai layanan Whitening Bleaching atau Scalling&Polishing, Snap On Smile sedangkan untuk Hair care disini melayani Hair Loss, Damage Hair, Dandurff, dan Hair Growth with laser. Strateginya sendiri lebih banyak mulut kemulut, kalau kami memberikan pelayanan yang berkualitas dan pelanggan merasa puas, tentu dia akan bercerita ke orang lain mengenai pengalamannya melakukan perawatan di sini.

Ada berapa jumlah dokter saaat ini? Bagaimana perekrutannya?

Saat ini ada sekitar 40 dokter yang tergabung di The Clinic Indonesia yang tersebar di 11 cabang diberbagai kota besar di Indonesia. Untuk perekrutannya sendiri tentu kami lihat dulu CV nya. Ada berbagai macam dokter seperti dokter bedah plastik, estetik, dermatologis dan dokter gigi, berdasarkan spesialisasi dokter ini kami kirim training ke luar negeri. Untuk dokter estetikanya, kami ada tranining juga.

Dalam lima tahun berapa cabang yang dibuka ? Lalu strategi apa yang digunakan untuk memperluas cabang?

The Clinic Indonesia sudah punya 11 cabang seperti di Jakarta, Lampung, Kebumen, Medan, Solo, Tanjung Pinang, Bekasi. Rencananya tahun ini juga akan membuka cabang di beberapa kota besar di Indonesia. Untuk strateginya kami lebih mengutamakan memberikan pelayanan yang berkualitas, kami tidak mau mengorbankan kualitas demi profit yang banyak. Akhirnya dari mulut ke mulut banyak yang mempunyai visi dan misi yang sama untuk memberikan pelayanan yang berkualitas.

Inovasi-Inovasi apa saja yang dilakukan untuk menghadapi pesaing?

Pertama kami tambah treatment, update teknologi, kami juga kirim dokter keluar negeri dan kami juga selalu minta perusahan-perusahan farmasi untuk produk baru, lalu kita uji cobakan di lab.

Kunci sukses dokter dalam menjalankan bisnis ini apa?

Kunci suksenya bekerja keras dan berkomitmen, kami harus berkomitmen sama tujuan yang ingin kami capai.

Berapa omsetnya?

Untuk saat ini omsetnya Rp1 miliar hingga 2 miliar. Harapannya The Clinic Indonesia bisa hadir di kota-kota besar di Indonesia.

Apa saran Anda untuk masyarakat dalam memilih klinik kecantikan?

Jadi untuk para pelanggan saran saya, pertama, pastikan kliniknya benar, punya sarana dan prasarana yang baik dan berizin. Yang kedua, pastikan sesuai dengan indikasi anda kalau memang anda punya masalah dengan kecantikan, pastikan Anda datang ke suatu klinik one stop estetik klinik, datang ke klinik yang di dalam rumah sakit. Juga, pastikan dokternya terdiri dari beberapa dokter,  jangan cuma satu dokter karena kalau cuma satu dokter kemampuannya terbatas. Padahal sebetulnya itu bukan yang terbaik buat Anda. Terakhir, jika berkonsultasi dengan dokter, pastikan semuanya ditanyakan apa kelebihannya, apa sih kekurangannya,apa ada alternatif lain? Ada efek sampingnya apa tidak? Semuanya harus jelas. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)