Gaya Nico Po Kembangkan Pollux Properti Indonesia

Nico Po CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk.

Tahun 2019, bintang Nico Po kian bersinar. Pria asal Semarang ini semakin diperhitungkan kiprahnya di bisnis properti. Prestasi CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk. ini cukup fantastis seiiring dengan kinerja perusahaan yang dikelolanya.

Berkat prestasinya yang gemiling, bungsu tiga bersaudara dari pasangan Po Sun Kok dan Luciana Po tahun ini meraih Penghargaan CEO of The Year 2019 dalam Ajang Indonesia Property&Bank Award ke XIV.Me

nurut Pemimpin Redaksi Majalah Property&Bank, penghargaan CEO of The Year tahun ini yang diberikan kepada Nico Po, sangat tepat dengan melihat kinerja perusahaan yang Nico pimpin saat ini. Indra menambahkan, catatan penting yang menjadi kata kunci dan faktor penting dalam melakukan penilaian adalah ketokohan yang menginspirasi dan panutan atau teladan.

"Nico Po merupakan figur professional muda dengan talenta managemen yang begitu kuat dan mampu mengelola bisnis di industri properti dengan membangun sejumlah proyek-proyek skala besar. Apa yang telah dilakukan dan dicapai Nico Po saat ini merupakan prestasi dan bisa menjadi contoh bagi kalangan professional muda," ujar Indra.

Saat ini, perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar Rp54.28 triliun dan termasuk salah satu pengembang yang mengalami pertumbuhan sangat cepat melalui berbagai portofolionya yang tersebar di beberapa lokasi.

Pasca melakukan Initial Public Offering (IPO), Pollux Properti Indonesia langsung tancap gas dengan meluncurkan proyek-proyek properti ikonik di kawasan masing-masing. Proyek-proyek yang dikembangkan perusahaan pengembang berkode POLL di lantai bursa ini berjalan dengan baik dan progres sesuai dengan rencana perusahaan.

Pollux Properti Indonesia saat ini tengah menyelesaikan pembangunan proyek mega superblok Meisterstadt Batam yang berkolaborasi dengan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie (alm) melalui PT Pollux Barelang Megasuperblok.

Proyek di lahan seluas 9 hektar ini akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai.

Untuk menyiapkan proyek prestesius di Batam, tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan. Pollux Properti Indonesia menargetkan untuk proyek Meisterstadt Batam, akan dilakukan serah terima tiga tower pertama secara bertahap pada akhir 2019. “Meisterstadt Batam dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” kata Alumni Jurusan Ilmu Komputer National University of Singapore.

Selain itu, Nico juga membangun superblok di kawasan Cikarang dengan mendirikan PT Pollux Aditama Kencana, bersama Virginia Properti Group. Proyek bertajuk Chadstone Cikarang ini berlokasi persis di bibir pintu tol Cikarang Barat Km 28 atau persis di tepi Jalan Raya Cikarang-Cibarusah. Proyek ini mengusung konsep 6 in 1 integrated development, yang akan merangkum hotel bintang 4+ sebanyak 178 kamar, apartemen, food & beverage, SOHO dengan total 144 unit, Chadstone Mall Cikarang serta rumah sakit.

Superblok ini diharapkan akan menjadi landmark tertinggi dan superblok terbesar di Jawa Barat dengan gross floor area lebih dari 300.000 m2.

Proyek lainnya, melalui perusahaan PT Pollux Kemang Superblok, Nico mengembangkan proyek properti multi fungsi bertajuk Gangnam District. Proyek di pusat Kota Bekasi yang dikembangkan dengan nilai investasi mencapai Rp 2 triliun ini, dibangun di lahan seluas 2,5 hektar. Merangkum sebanyak 8 menara apartemen yang akan dilengkapi dengan beragam fasilitas eksklusif, antara lain, waterpark, infinity pool, sky terrace, fitur smart home system, access card dan lain-lain.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)