Lulusan SMA Ini Berbisnis Jasa Perawat Online

Berawal dari tingginya permintaan akan tenaga kerja perawat datang ke rumah (homecare visit) di Indonesia, Insan Medika (insanmedika.co.id) berinisiatif membangun layanan jasa keperawatan rumahan agar dapat memberikan kemudahan bagi pasien dan penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Start up besutan Try Wibowo ini, mengedepankan layanan dari sisi fleksibilitasnya. Pelanggan dapat secara mudah melakukan permintaan tenaga kerja perawat untuk datang ke rumah, baik secara full time maupun part time.

Try merupakan lulusan SMA Negeri 3 Madiun. Sejak kelas 2 SMA, ia mengikuti pelatihan coaching entrepreneurship. Setelah lulus SMA, ia langsung mendirikan usaha Lembaga Pelatihan Kerja Asisten Perawat di tahun 2010. Ia tidak berfikir untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tunggi karena sibuk mengembangkan usahanya.

FullSizeRender Try Wibowo, Founder Startup Insan Medika

Tingginya permintaan layanan perawat datang kerumah sudah dirasa sejak tahun 2010. Aktivitas merawat pasien yang memiliki kebutuhan khusus anggota keluarga sendiri tergeser karena kesibukan pekerjaan. Akhirnya mereka mencari opsi untuk bisa mengisi kebutuhan mereka tersebut, yakni memanggil tenaga kerja perawat untuk datang ke rumah.

“Sayangnya belum banyak informasi tentang tenaga kerja perawat untuk datang ke rumah pada saat itu. Oleh karena itu, saya berinisiatif membuat sebuah portal yang mewadahi kebutuhan masyarakat untuk jasa keperawatan secara online dan fleksibel dan terintegrasi dengan smartphone. Alasan lainnya, saya mendirikan Insan Medika adalah membantu menyalurkan kerja lulusan alumni pelatihan saya serta alumni SMK Kesehatan,” jelas pria kelahiran Ngawi, 14 Oktober 1989 ini.

Tanpa suntikan dana dari investor, Try mantap mendirikan Insan Medika di 2013 dengan modal awal Rp 50 juta. Modal untuk mendirikan Insan Medika berasal dari keuntungan Lembaga Pelatihan Kerja Asisten Perawat.

Pada awal berdirinya startup ini, Insan Medika hanya memberikan layanan jasa perawat homecare yang tinggal bersama pasien saja. Namun Januari 2016 ini startup yang baru saja memiliki kantor perwakilan di Jakarta, siap meluncurkan applikasi homecare visit berbasis lokasi yang memudahkan pengguna mengetahui posisi terdekat dari tenaga medisnya. Aplikasi ini nanti akan melayani pasien yang hanya memerlukan perawatan medis sekali datang saja dengan mencari Perawat yang lokasinya terdekat dari tempat atau rumah pengguna.

Untuk jasa homecare, Insan Medika menawarkan perawat yang terdiri dari perawat homecare medis untuk pasien dengan tindakan medis seperti kateter, sonde/NGT, infus, injeksi, ventilator, inhalasi dll.

Juga perawat non medis atau pendampingan bagi pasien pasca stroke, diabetes, kanker dll serta perawat lansia untuk pasien usia lanjut dan tidak mandiri dalam beraktivitas. Selain itu, ada layanan governess untuk pendamping belajar anak dan pendampingan untuk anak berkebutuhan khusus.

Selain layanan homecare visit, Insan Medika juga menawarkan layanan ambulance atau evakuasi medis, pengambilan resep obat serta pengambilan preparat. Untuk layanan ini, pihak Insan Medika sudah bekerja sama dengan beberapa provider layanan evakuasi medis seperti espromedical.

Untuk tenaga caregiver, Insan Medika telah bekerja sama dengan 23 SMK Kesehatan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan NTB dalam perekrutan siswa sehingga startup ini diharapkan mampu mengurangi jumlah pengangguran khususnya tenaga kesehatan. “Saat ini, kami sedang dalam tahap penjajakan dengan beberapa rumah sakit swasta di dalam negeri dan satu rumah sakit di Singapura,” ujarnya.

Untuk tarif medis Insan Medika mematok tarif berkisar dari Rp 6-8 juta per bulan, non medis antara Rp 3,5-5 juta per bulan. Untuk tarif visit dikenakan berdasarkan per tindakan antara Rp 100.000 - 250.000 per tindakan.

Selain itu, Insan Medika menerapkan biaya kontrak berkisar 6 bulan sampai 1 tahun. Untuk 6 bulan berkisar di harga Rp 2,5 juta dan 1 tahun Rp 5 juta. Masing-masing masa kontrak memiliki masa garansi penukaran hingga tiga kali.

Dalam waktu 2 tahun, Insan Medika sudah melayani 1.000 pelanggan dan menghasilkan omset Rp 250-500 juta. Sebanyak 85% pelanggannya berasal dari Jabodetabek, hanya 5% berasal dari Yogyakarta. Insan Medika melayani permintaan perawat di seluruh Indonesia.

Untuk mengembangkan usahanya, Insan Medika sedang mendirikan klinik fisioterapi dan perawatan luka serta manufaktur produk perawatan luka. Selain itu fokus kepada pengembangan tekonologi berupa penambahan fitur layanan online berupa ambulance onlice, layanan on-demand perawat visit dan sewa alat kesehatan, serta penyempurnaan applikasi Android.

Try memiliki target untuk membangun kantor yang lebih besar di Yogyakarta serta ingin memiliki training center dengan asrama. “Kami sudah MOU (Memorandum of Understanding) dengan 23 SMK kesehatan dan masa depan bisnis home care sangat cerah di era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) karena nantinya, market kami tidak hanya di Indonesia saja,” jelas Try yang kini menaungi sekitar 500 tenaga perawat yang bergabung di Insan Medika. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)