Megasurya Nusalestari: Raja Properti dari Manado

Salah satu pengembang yang menonjol di Sulawesi Utara adalah Grup Megamas, yang dirintis oleh Benny Tungka melalui PT Megasurya Nusalestari.

Benny Tungkastari Benny Tungka, Pemilik PT Megasurya Nusalestari

Di atas lahan seluas 36 hektare Benny mereklamasi dan menyulap bibir pantai menjadi Kawasan Bisnis dan Pariwisata Terpadu. Di kawasan ini telah hadir pertokoan, mal, dan Mega Trade Center yang sedang dalam tahap pembangunan.

Pada 2004 Benny menghadirkan Megamall yang merupakan mal pertama di Manado. Dengan berdirinya mal ini, harus diakui mengubah gaya hidup masyarakat Manado dan sekitarnya secara signifikan. Beberapa tenant ternama telah hadir di Megamall Manado, di antaranya Matahari, BreadTalk, Gelael, Planet Surf, dan Karisma. Mal juga dilengkapi dengan pusat hiburan Ha-Ha Entertainment yang antara lain menyajikan kafe, arena bowling, dan biliar.

Menurut Irawan Handoko, Direktur Megamas yang juga menantu Benny, sebelum memiliki kawasan Megamas, ia banyak mengerjakan proyek pemda, khususnya infrastruktur seperti jalan dan dermaga. “Sekarang kami masuk ke bisnis residensial dengan 30 unit rumah kelas menengah di Makassar,” ujar Irawan. Proyek perumahan selanjutnya akan digarap di Manado dengan membangun rumah seharga Rp 400 jutaan. “Kami sudah siap dengan land bank-nya,” tambah Irawan.

Di luar properti Grup Megamas mulai masuk ke agribisnis dengan menanam cabe untuk memasok kebutuhan cabe Manado yang mencapai 350 ton per bulan. Agribisnis cabe ini dirintis di lahan seluas 100 ha.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)