Mona Tjahja Getol Mengembangkan Yoga

Untuk menciptakan performa kerja yang maksimal, kebugaran tubuh dan juga pikiran mutlak diperlukan. Ketika berada dalam rutinitas kerja, kadang manusia lupa akan batasan dirinya. Memforsir kerja, menimbun aktivitas multitasking membuat otak menjadi stress, dan berimbas buruk pada kebugaran tubuh. Yoga, sebuah olahraga yang menyatukan antara alam dengan badan dan pikiran, ternyata mampu secara efektif meredam stress, baik itu yang disebabkan oleh rutinitas kerja kantor, rumah, hingga aktivitas pergaulan di sekitar. Menurut Mona Tjahja, CEO Gudang Gudang Yoga, manusia bisa lebih mengenal dirinya sendiri sehingga bisa mengeluarkan potensi terbaiknya dengan melakukan yoga. Juga selain itu, mereka bisa menerima diri mereka apa adanya, sehingga signifikansinya kemungkinan terkena stress jauh berkurang.

Memang, Yoga merupakan implementasi dari aktivitas keagamaan Hindu. Namun, Gudang Gudang Yoga menawarkan program ini bukan atas nama aliran agama tertentu, melainkan menghubungkan Yoga dengan kehidupan modern saat ini. Hasilnya, terbukti Yoga mampu menurunkan stress, lebih bersyukur, melakukan segala hal secara conscious (sadar), efektivitas kerja, dan lainnya. Ada lima prinsip dalam Yoga, yaitu Yama (pengendalian diri), Niyama (disiplin diri), Asana (posisi tubuh), pranayama (teknik pernapasan) yang imbasnya nanti ke Pratayahana (peningkatan kesadaran diri) dan Dhara (mempertajam pikiran), dan kemudian ada Dhyana (meditasi).

“Orang salah kaprah dengan menganggap yoga adalah senam. Ini jelas berbeda, mungkin memang ada unsur senamnya, tapi kalau senam itu sendiri khusus untuk membugarkan badan (lahiriyah) saja. Yoga lebih dalam dari itu, secara fisik bisa jadi lebih kuat, lebih bugar, lebih fleksibel, juga bisa meningkatkan stamina. Dari segi mind, menjadi lebih tenang dan nyaman setelah berlatih,” ujarnya.

Mona Tjahja, CEO Gudang Gudang Yoga Mona Tjahja, CEO Gudang Gudang Yoga

Gudang Gudang Yoga lahir secara tidak sengaja saat Mona yang mulai jatuh cinta dengan Yoga pada tahun 2008 silam bertemu beberapa teman yang punya ketertarikan serupa. Mereka sepakat berlatih bareng yang tujuannya saat itu having fun semata. Dari kelompok kecil itu, mereka kemudian mengenal pecinta Yoga yang lebih besar, yang kemudian dinamakan Yogaholics. Mona pun mulai mengenal Deera Dewi yang merupakan guru pertamanya yang pada akhirnya juga ikut berkecimpung di Gudang - Gudang Yoga. Dari latihan bersama, mereka kemudian mempersiapkan calon guru, praktisi, maupun mengajarkan pemula melalui kegiatan workshop.

“Kami membentuk LearnYoga@GG pada tahun 2012 yang berlokasi di Joglo. Yang teregistrasi adalah 200 jam RYS (Rishikesh Youth Peet, sekolah Yoga dari India). Dengan guru-guru yang sudah punya jam terbang mengajar Yoga lebih dari 200 jam. Kami juga berafiliasi dengan Yogamaze dari LA (Los Angeles) yang didirikan oleh guru kami juga, Noah Maze,” katanya.

Mona menjelaskan, keputusannya untuk mendirikan Gudang - Gudang Yoga disebabkan mulai banyaknya permintaan dari peserta workshop dan pertanyaan untuk berlatih secara reguler. Gudang Gudang Yoga akhirnya resmi dibuka pada tahun 2013. “Visi Gudang Gudang Yoga sederhana, menjadi tempat dimana praktisi Yoga merasa nyaman, tidak takut untuk mencoba Yoga sebagai salah satu cara mereka mengenal diri lebih baik lagi, menemukan potensi maupun untuk bisa menerima diri apa adanya. Kami percaya Yoga itu untuk semua,” ujarnya.(Reportase: Fardil Khalidi)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)