Novita Tandry, Makin Berjaya di Bisnis Daycare

Sebagai wanita entrepreneur, nama Novita Tandry sudah tidak asing lagi di bisnis pendidikan anak. Ia sukses mengembangkan bisnis preschool, kindergarten, dan playgroup di bawah naungan NTO International. Dengan sistem waralaba, wanita kelahiran Kendari 9 Maret 1971 tersebut memiliki beberapa merek waralaba terkenal seperti Super Tots, Tumble Tots, Leaps and Bound, Right Steps, Right Starts Indonesia, dan Indonesia Teacher Academy.

Namun, sejalan berkembangnya waktu, Novita mulai mencari-cari peluang peluang baru di bisnis yang berkaitan dengan anak-anak. Makin tingginya tingkat wanita yang berkarir, membuat bisnis jasa penitipan anak atau daycare, ia nilai punya prospek yang menggiurkan. Dari situlah terbesit dalam pikirannya untuk melengkapi portofolio NTO International dengan NTO Daycare. Sejak Januari tahun 2014 tahun lalu NTO daycare mulai beroperasi. Acara peresmiannya, ketika itu, dihadiri langsung oleh mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar. “Saya melihat di Indonesia, khususnya di kota besar, seperti Jakarta belum ada daycare yang berkualitas. Oleh karena itu, saya memberanikan diri untuk membuka daycare pertama dan terbesar di Jakarta dengan luas sekitar 508 meter persegi,” ujarnya.

Saat ini bisa dikatakan bisnis tersebut makin berkembang. Setidaknya sudah ada 8 daycare NTO yang tersebar di wilayah Jabodetabek, seperti Taman Anggrek Mall, Pondok Gede, Gading Serpong, Bintaro Jaya, Cibubur, Pondok Jagung dan Puri Indah. NTO juga bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk memfasilitasi karyawannya yang membutuhkan jasa daycare di seluruh cabang-cabang yang strategis Bank Mandiri. Ada sekitar 300-an anak sudah terdaftar di seluruh cabang NTO Daycare. "Rencana ke depan kami akan membuka paling tidak 20 cabang di tahun 2016.” ujarnya kepada SWA melalui pesan elektronik.

IMG_1859

Sama halnya dengan bisnis sebelumnya yang menawarkan konsep-konsep belajar yang menarik, konsep jasa penitipan anak NTO juga menawarkan sebuah nlai tambah lebih bagi anak. NTO daycare menjanjikan sebuah jasa penitipan anak yang berkualitas dari segi fasilitas dan juga keamanan, kenyaman dan tumbuh kembang anak. Orang tua, menurut dia tak perlu khawatir ketika meninggalkan anaknya ketika sedang bekerja. “Karena anak-anak berada dalam pengasuhan guru-guru yang berkualitas yang cinta dengan dunia anak,” ujarnya.

Setiap pengasuh, ia katakan, diseleksi berlapis-lapis sebelum diterima di NTO. Mereka harus mengikuti serangkaian tes mulai dari tes kesehatan, tes psikologi, tes akademik hingga tes kesehatan jiwa. Jumlahnya pun disesuaikan dengan banyaknya anak agar tidak terlalu kerepotan. “Misal usia balita yang sudah bisa merangkak (usia 1 thn), perbandingannya jumlah pengasuh dan balitanya adalah 1 banding 3. Sedangkan untuk anak yang sudah bisa berjalan (usia 6 thn) perbandingannya adalah 1 banding 4,” ujarnya.

Berbagai fasilitas sengaja didesain agar bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Beberapa fasilitas yang ditawarkan antara lain, ruang menonton, ruang bermain indoor, kolam renang, taman bermain outdoor, ruang perpustakan, hingga klinik dokter 24 jam. “Di NTO Daycare anak-anak dapat distimulasi dengan optimal dalam semua aspek tumbuh kembangnya baik fisik, kognitif, bahasa, sosial, emosi, dan spiritual."

Meski begitu ia tak menampik bila harga sewa tempat menjadi salah satu tantangan terbesar di bisnis jasa penitipan anak. Maka itu akan sulit menggambarkan keuntungan dari bisnis daycare, lantaran sangat bergantung pada lokasi masing-masing. “Sangat bervariasi (keuntungannya). Tapi untuk saat ini Centre Mall Taman Anggrek bisa dikategorikan sebagai centre yang paling ramai anggotanya.”

Untuk gambaran biaya, NTO daycare punya perhitungan khusus. Setiap orang tua umumnya dibebankan tiga macam biaya, pertama biaya pendaftaran yang hanya dibayarkan sekali ketika mendaftar. Kedua, biaya pengembangan yang dibayarkan per enam bulan, dan terakhir iuaran bulan yang ditarik per bulannya. Jumlahnya beragam, untuk biaya pendaftaran misalnya para orang tua ditarik biaya Rp 1,5 juta rupiah, sedangkan untuk biaya pengembangan Rp 3 juta per enam bulan. Dan iuran bulanan yang berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta perbulan, tergantung dari usia anak. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)