Penghasilan Irul “Ngebut” Lewat Manggaduakomputer

Jejeran PC, laptop, dan asesoris komputer tertata cantik di Telcomindo Harco, toko komputer milik Sachirul Alim di kompleks pertokoan Harco Mangga Dua. Situasi toko belum terlalu ramai karena jam belum menunjukkan pukul 12 siang. Biasanya, toko baru ramai selepas makan siang. Namun, kesibukan orang-orang di dalam ternyata luar biasa. Mereka adalah para customer service yang tengah mengurus permintaan yang datang via online.

Irul, panggilan akrab Sachirul Alim, tak hanya membuka toko offline. Tapi, melengkapinya dengan toko online, yakni manggaduakomputer.com. Pelanggannya lebih banyak korporasi, dari skala besar, menengah, hingga yang baru merintis usaha (UKM). Pelanggan individu masih sangat kecil, yakni hanya 20% dari total pelanggan. Sejak Telcomindo Harco berdiri tahun 2007, Irul dan kawan-kawannya memang melihat besarnya potensi pasar via online. “Toko online dibuat tak lama setelah toko fisiknya berdiri. Omset naik 4 kali lipat,” katanya.

Prahara di internal sempat mengganggu operasional. Perbedaan pendapat memaksa kolaborasi mereka harus terhenti di tengah jalan. Dengan modal sekitar Rp 75 juta untuk membayar sewa dan gaji karyawan, belum termasuk stok barang, Sarjana Komputer dari Universitas Dian Nuswantoro ini memberanikan diri melanjutkan bisnis yang dibangun bareng rekan-rekannya itu. Keputusan itu tak sia-sia. “Sejak 2014, saya sendiri yang kelola. Omset sekarang sekitar Rp 300 juta -Rp 1 miliar per bulan,” kata Irul yang sekilas mirip tokoh laga Joe Taslim itu.

irul

Dengan sistem pre-order, bisnis Telcomindo Harco terus tumbuh. Untuk memenangi persaingan, Irul punya senjata ampuh. Produknya bervariasi, mulai dari PC, notebook, printer, scanner, hard disk, server, monitor, UPS, CCTV, hingga proyektor. Setiap pembelian selalu dibarengi garansi resmi, layanan after sales, calon pelanggan pun bisa berkonsultasi lebih dulu via telpon atau chatting selama 24 jam. Adanya toko fisik menambah keyakinan calon konsumen untuk memesan.

“Untuk mencegah karyawan main mata dengan konsumen, order yang masuk selalu lewat email induk. Sehingga, bisa terus dikontrol. Sistem pembelian harus lewat saya,” kata Irul.

Ke depan, owner PT Net Telcomindo Sistem itu berencana meluncurkan aplikasi khusus, juga dengan nama manggaduakomputer, untuk meningkatkan kontribusi penjualan di segmen ritel. Nantinya, setiap orang yang ingin membeli PC, notebook, monitor, dan lainnya semudah menggerakkan jari-jemari di smartphone miliknya. Ia juga akan membentuk divisi khusus update barang dan membuat tampilan di aplikasi ini semenarik mungkin.

“Saya menyiapkan Rp 50-80 juta untuk sistemnya saja. Itu belum termasuk penambahan banyak ready stock,” katanya.

Irul tak lupa memberi tips kepada para pengusaha muda yang ingin terjun di bisnis online. Pertama, fokus alias tidak latah, sekadar ikut-ikutan tren. Kedua, jangan melawan pasar. Artinya, konsumen harus diperlakukan dengan baik agar loyal. Ketiga, buatlah website sendiri dan sebisa mungkin jangan lewat marketplace. “Tujuannya, untuk mengarahkan konsumen membeli di toko kita,” katanya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)