Cara Satria Budi Wujudkan Integrasi Manajemen SDM Maybank

Manager Culture & Engagement PT Bank Maybank Indonesia Tbk., Satria Budi Prasetyo.

Juara kedua Indonesia Future Human Resources Leaders (IFHRL) 2018 diraih oleh pria lulusan Deakin University, Australia, jurusan Information Technology ini.  Namanya, Satria Budi Prasetyo, berhasil memuluskan proyek pengintegrasian keseluruhan sistem manajemen SDM di Grup Maybank.

Prestasi ini menjadi pencapaian terbesar Saat  selama berkarier di Maybank. “Pada 2017 semua sudah terintegrasi, termasuk semua anak perusahaan. Dan pencapaian ini yang mengantarkan saya pada posisi saat ini,” jelasnya dengan bangga.

Satria kini menjabat sebagai Manager Culture & Engagement PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Pengalaman kerjanya dimulai di Astra International pada divisi teknologi informasi, lalu berpindah ke recruitment consultant, Bo-Le Associates, sebagai Researcher Associates tahun 2014. Pada 2015, dia ditawari posisi sebagai perekrut di Maybank Indonesia sebagai Talent Supply & Pipeline, Assistant Manager. “Setelah tiga bulan bergabung, saya dipercaya untuk menangani Talent Management untuk Maybank Indonesia Group,” cerita pria yang meraih Best Performance, Director Awards Mayabank Indonesia (2016) ini.

Bersama tim SDM di perusahaannya, ia menggalakkan budaya inovasi yang menggunakan teknologi agar ke depan proses bisnis semakin produktif dan efisien. “Salah satu caranya dengan metode unlearn and re-learn. Adanya sistem baru yang hadir bisa menghasilkan efisiensi damapai 50% di industri perbankan,” ujarnya. Ia pun  berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kompetensi pegawai Maybank Indonesia.

Satria menginisiasi program future leader yang memberikan kesempatan luas kepada pegawai berusia muda untuk mempelajari tugasnya, serta mengelola fleksibilitas dalam memimpin tim kerja atau proyek perusahaan. “Saat ini kami lebih. Condong mengembangkan talenta dalam perusahaan dibandingkan merekrut talenta dari luar sebagai leader,” ungkapnya.

Maybank memiliki enam pliar untuk mengantisipasi kebutuhan para leader, yakni digital awareness, kapabilitas dalam data driven, decision making, gesit, human center design, communication skill, serta risk & governance,” jelasnya soal program SDM perusahaannya. Contoh konkret dalam melahirkan pemimpin di Maybank Indonesia adalah menugaskan eksekutif senior membimbing pegawai muda.

Program ini mampu menciptakan karakter pemimpin inspirasional bagi generasi milenial. Relasi yang intim dan partisipasi aktif karyawan milenial akan tumbuh alami jika pemimpinnya menginspirasi lingkungan disekitarnya. Upaya ini untuk memberikan garda atas kondisi disrupsi yang merubah lanskap bisnis di era saat ini dan karakteristik pegawainya.

Kondisi ini juga yang mengnisiasi Satria untuk merancang program pengembangan SDM Maybank Indonesia yang berorientasi teknologi. “Solusi yang saya tawarkan adalah embracing technology & disruptions dengan membentuk tim yang memprediksi tren di bidang SDM dan memadukan teknologi untuk peningkatan proses bisnis,” ungkapnya. Dalam meningkatkan SDM, dirinya juga berusaha untuk mengubah kemampuan organisasi dan karyawan untuk dapat beradaptasi dengan cepat, kreatif, inovatif, dan melek digital.

 

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)