Raymon Firdauzi

Saya ingin membawa Fujitsu menjadi top of mind untuk produk information and communication technology di Indonesia,” kata Raymon Firdauzi mengenang ambisinya saat didapuk menjadi Country Manager Produk Platform PT Fujitsu Indonesia pada Agustus 2010. Sarjana Teknik Elektronika dari Jurusan Robotika dan Instrumentasi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, dan Master of Art di bidang Leadership dari Harvest International di Universitas Pelita Harapan ini pun lantas menyusun strategi tempur dan menyiapkan amunisinya.

Berhubung sebelumnya Fujitsu Indonesia memasarkan dengan direct approach ke end user, perubahan pertama yang dilakukannya ketika itu adalah memperbaiki distribusi penjualan Fujitsu di Indonesia dengan menunjuk channel partners. Kini, Fujitsu sudah mempunyai tiga channel partner di Indonesia. “Kami perlu melakukan penyesuaian model bisnis dengan menunjuk distributor untuk produk platform Fujitsu di Indonesia,” kata pria yang lahir di Surabaya pada Januari 1974 ini.

Terobosan lain, mengubah struktur organisasi di lini bisnis produk platform Fujitsu guna meningkatkan manajemen produk, prapenjualan dan jalur penjualan. Tim pemasaran produk dan pengembangan bisnis juga diperkuat. Hasilnya? Pada tahun fiskal 2010 yang berakhir Maret lalu, Fujitsu Indonesia mencatat rekor baru penjualan yang mencapai hampir 150% dari target yang ditetapkan.

Kami saat ini percaya diri mampu membukukan rekor baru lagi di tahun fiskal 2011 ini dengan mematok target penjualan 35% di atas pencapaian tahun lalu,” ujar Raymon, yang sebelum di Fujitsu pernah magang di P&G, menjadi asisten dosen, menjabat Manajer Proyek di perusahaan peranti lunak OSAs Technology, dan terakhir sebagai Manajer Penjualan dan Pemasaran Nasional PT Astrindo Senayasa.

Yurivito Kris Nugroho/Eddy Dwinanto Iskandar

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)