Rocky Nusantara Ingin Masuk ke Lingkup Asia

(ki-ka)Novita Tanu Hariono (Activation Manager PT 3lions Sport), Sharifah Nadia, Rocky Nusantara (Direktur PT 3lions Sport), Robert Teasdale (CEO PT 3lions Sport), Robbie Fowler, Bambang Sutantio (CEO Chimory), Gordon (Activation Manager PT 3lions Sport), Axel Sutantio (Direktur Chocomory), Glen Stidolph (Direktur PT 3lions Sport) (ki-ka)Novita Tanu Hariono (Activation Manager PT 3lions Sport), Sharifah Nadia, Rocky Nusantara (Direktur PT 3lions Sport), Robert Teasdale (CEO PT 3lions Sport), Robbie Fowler, Bambang Sutantio (CEO Chimory), Gordon (Activation Manager PT 3lions Sport), Axel Sutantio (Direktur Chocomory), Glen Stidolph (Direktur PT 3lions Sport)

Pria ini usianya baru menginjak 28 tahun, tapi sudah sukses menjadi eksekutif puncak. Dia adalah Rocky Nusantara, Direktur 3 Lions Sport Indonesia. 3 Lions Sport adalah perusahaan yang bergerak di bidang marketing, membawa khusus pemain legendaris, terutama klub bola asal Inggris dan melakukan sinergi bisnis. Kini giliran 3 Lions Sport Indonesia berhasil memboyong pemain legendaris ex-Liverpool bekerja sama dengan brand Chocomory untuk membuat chocolate limited edition.

Bagaimana awal keterlibatan dengan Chocomory dan apa sebenarnya 3 Lions Sport Indonesia itu?

3 Lion Sports adalah perusahaan marketing yang memiliki hubungan sangat baik dengan pemain-pemain sepak bola internasional, khususnya Liga Inggris, baik itu yang legendaris maupun yang aktif. Kami concern untuk mendatangkan pemain-pemain ini ke Asia dimana mereka bisa involve dengan perusahaan-perusahaan yang ada di asia untuk meningkatkan brandnya. Jadi Robbie ini nanti kami bawa ke Singapura, Malaysia, dll. Yang kami inginkan dengan kerja sama ini, brand Chocomory semakin meningkat, menjadi cokelat yang bisa disetarakan dengan kualitas internasional apalagi dengan menggaet tokoh legend internasional.

Saya tahu produk-produk di Indonesia itu sangat bagus, dan kami research bahwa Indonesia ini sebagai penghasil cokelat nomor 3 di dunia. Jadi kenapa enggak kami melakukan kerja sama. Untuk chocomory sendiri, kami mau buat brand di mana chocomory ini bisa di-compare dengan cokelat asal Belgia maupun Swiss.

Keterlibatan awal 3 Lions dengan Chocomory sendiri bagaimana?

Dulu saya dan Axel teman sekolah di Australia, saya bilang gini, salah satu pesepak bola legend bakal saya datangkan ke Asia untuk mem-branding. Saat itu Axel melihat dan setuju kenapa tidak sekalian memboyongnya ke Indonesia untuk brand produknya. Nah memang Robbie ini penggemar cokelat, lalu kami datang ke pastry Cimory, untuk detailnya melihat.

Perusahaan ini di luar negeri sudah cukup besar, namun di Indonesia baru ada tahun lalu. Pada 2014 kami akan membawa beberapa pemain sepak bola besar di dunia. Kami memang lebih concern ke pemain bola, karena pemain bola ini punya tempat di hati pasar, abadi dan orang kalau sudah cinta dengan pemain favoritnya, otomatis akan penasaran, ingin tahu dan ujungnya membeli.

Tapi di Chocomory juga bukan sekadar menggaet pangsa pasar yang banyak, tapi juga kami melihat kualitas dari brand yang akan menggunakan pesepak bola kami. Kualitasnya, konsepnya semua detail.

Kenapa khusus mendatangkan pemain legend?

Kita ini mengagumi legend, pemain yang sudah pensiun, brand pensiun mereka melekat. Selain itu kalau membawa legend, bisa mewakili individu nya sendiri maupun ex clubnya dulu. Berbeda dengan menggandeng pemain yang sedang in sekarang. Nantinya yang hanya mau beli semisal hanya si fans club sepak itu itu saja. Dan yang pasti, pemain yang sedang in berpotensi untuk transfer club, jadi untuk branding, kami gak bisa sekaligus, baik itu individu atau club.

Selain itu, disebut pemain legend karena prestasinya, jadi hal ini lepas dari club yang tergabung olehnya. Jadi ini yang saya maksud bisa branding melalui individunya itu sendiri.

Bagaimana sistem awalnya?

Awalnya bisa kami yang diminta bantuan untuk mencari pemain legend guna branding, namun bisa juga kami menawarkan. Seperti untuk Chocomory ini, saya awalnya menawarkan, Robbie mau ke Asia untuk branding perusahaan ini dan sebagainya. Saya memang berteman baik ke Axel, lalu kami melihat portofolio dan konsep perusahaan detailnya. Selanjutnya baru terciptalah kerjasama.

Tantangannya membawa ke Indonesia bagaimana?

Cost-nya pasti tidak murah. Jaminan dan tingkat sekuritas harus tinggi.

Untuk Robbie sendiri bagaimana?

Robbie saja dari awal meminta security kami harus tinggi, dia saja datang dan landingnya juga di bandara Halim, tidak di Cengkareng, tantangannya besar banget terutama untuk security. Mulai dari perizinan, sekuriti hingga cost-nya.

Berapa kisaran investasi untuk mendatangkan pemain legendaris ini?

Nilainya Rp 1-2 miliar selama 3 hari seperti di Indonesia ini. Namun kami mendatangkannya biasanya sekaligus untuk membranding perusahaan di Asia lain.

Jadi, Anda juga memiliki tanggung jawab di Asia? Apa Rencana dalam waktu dekat?

Saya ini masuk ruang lingkup Asia. Jadi di Asia, saya pun turut terlibat. Tahun depan kami akan mendatangkan beberapa pemain legendaris klub Inggris untuk branding dengan perusahaan yang ada di Indonesia. Untuk perusahaannya kita lihat saja nanti di tahun 2014 mendatang.(EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)