Buku Covid-19, Catatan Linimasa Para Analis Muda

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengapresiasi para analis muda dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah menulis Buku Covid-19, Catatan Linimasa Para Analis Muda. Buku ini dinilai Wamenkeu sebagai hasil pemikiran para analis yang lugas, kekinian, bahasa sederhana dan ada dorongan dari mentor yang bisa diabadikan menjadi sebuah buku.

“Ini merupakan satu pencapaian yang saya hargai dari teman-teman di Badan Kebijakan Fiskal terutama para penulis ini. Saya ingin kalau BKF itu ada 500 orang harusnya buku seperti ini, ada 100 buku, jadi bukan hanya satu buku,” kata Wamenkeu pada acara Diskusi dan Launching Buku Covid-19: Catatan Linimasa Para Analis Muda secara virtual, Selasa (08/12/2020).

Menurut Wamenkeu, ide untuk menulis buku lainnya dapat diambil dari segala macam bidang kegiatan yang dilakukan oleh para analis yang melakukan kegiatan sehari-hari memantau ekonomi. Bukan hanya ekonomi Indonesia, tetapi juga ekonomi dunia, yang melakukan pemantauan atas sektor keuangan, melakukan pemantauan atas peran serta Indonesia di tingkat dunia, melakukan pekerjaan di bidang perubahan pendanaan perubahan iklim dan yang lain-lain sehingga banyak sekali pengetahuan yang dapat didokumentasikan dan disebarluaskan.

“Ini tantangan dari kita semua dan kolaborasi dengan unit-unit lain di dalam Kementerian Keuangan untuk memberitahu kepada publik, kepada masyarakat apa saja pemikiran yang berkembang. Ini saya pandang sebagai cara pola pikir kita yang baik, mencari pengetahuan, menuliskan, mengkomunikasikan dan merumuskan kebijakan,” ungkapnya.

Wamenkeu juga mengajak baik para analis maupun para peserta diskusi untuk berpikir cara forward looking, apa yang akan terjadi dengan perekonomian Indonesia. Terutama di penghujung tahun 2020.

"Indonesia harus berpikir forward-looking lagi apa yang akan terjadi di 2021, agar bisa keluar dari pandemi Covid-19. Tak hanya keluar dari pandemi dan bukan sekadar survive, tetapi bagaimana memasuki confidence yang baru, memasuki perekonomian tapi dengan reformasi yang baru, bagaimana membuat perekonomian Indonesia bisa bekerja lebih cepat, memiliki reform yang lebih kuat," tegas Wamenkeu.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)