SWA Luncurkan Buku Innovative Companies

Dalam praktiknya di dunia bisnis, selama bertahun-tahun masih banyak yang menganggap bahwa inovasi adalah menghadirkan produk atau layanan baru. Kalangan ahli meyakini bahwa secara umum inovasi yang hanya sebatas meluncurkan produk atau layanan baru saja dinilai kurang strategis dibandingkan pengembangan aspek inovasi lainnya.

Adapun tantangan yang dihadapi dunia bisnis saat ini makin kompleks berupa disrupsi dan perubahan lanskap bisnis, yang terutama disebabkan oleh berkembangnya fenomena digitalisasi dan kehadiran teknologi digital. Hal inilah yang menjadi inti pembahasan dalam buku yang diterbitkan SWA Group yaitu “Innovative Companies: Perjalanan Perusahaan-Perusahaan Indonesia Mencapai Sukses Berbekal Inovasi”.

Menurut Kemal Effendi Gani, Pemimpin Umum SWA Group, perusahaan yang ditampilkan dalam buku ini tidak hanya  sukses,  melainkan berhasil dengan inovasi. “Kisah sukses inovasi dibutuhkan oleh negeri kita termasuk generasi muda. Sebab kita semua tentu ingin rekan-rekan pengusaha dan generasi muda Indonesia menuai sukses dari legacy yang dapat kita berikan,” ujar Kemal saat peluncuran buku Innovative Companiesdi Wayang Bistro, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Jawaban terbaik terhadap berbagai perubahan dan tantangan bisnis yang terjadi, seperti sudah ditunjukkan banyak perusahaan di dunia, adalah berinovasi. Sebab dengan inovasi pelaku bisnis dapat menjaga relevansi kehadirannya di pasar, bahkan memiliki keunggulan dibandingkan kompetitornya. Dengan inovasi pula, perusahaan-perusahaan pilihan ini membuktikan diri mampu menumbuhkan skala bisnis mereka, mempertahankan kinerja bisnis yang baik, dan menjadi pemain terkemuka di bidang masing-masing.

Perusahaan yang sukses dalam berinovasi umumnya memiliki empat kunci utama. Pertama, orang-orang yang tepat yang menjadi pemicu inovasi dengan tim yang saling mendukung. Kedua, proses yang jelas dalam menciptakan inovasi, serta proses pengamatan, percobaan, dan perbaikan kalau hal itu gagal. Ketiga, budaya perusahaan yang menunjang inovasi. Dan keempat, infrastruktur fisik berupa ruang, alat, dan tempat yang menunjang terjadinya inovasi itu.

Sebagai contoh, perusahaan Indah Golden Signature yang dengan inovasinya mampu memproduksi emas berkadar 99.99% dan menembus pasar emas Swiss yang berstandar tinggi. Ada pula Kemenangan Jaya yang memelopori sekaligus memopulerkan keramik outdoor bermotif batu alam. Tak kalah menariknya kiprah BPR Lestari yang dalam waktu relatif singkat mampu menjadi BPR terbaik dan terbesar di Pulau Bali, serta menjadi BPR terbesar kedua di Tanah Air. Dan masih dari Bali, ada Coco Group besutan pasangan suami istri Natya & Siti yang dalam waktu relatif singkat juga telah merajai bisnis ritel dan hospitality di Pulau Dewata.

Sebanyak 11 perusahaan yang ditampilkan dalam buku ini adalah perusahaan-perusahaan yang dapat menumbuhkan bisnis mereka dan menjadi pemain terkemuka di bidang masing-masing berkat menjalankan praktik inovasi. Ada yang melakukan inovasi dalam hal produk, ada yang melakukannya dalam hal proses, dan ada pula yang mempraktikkannya dalam hal strategi (termasuk berinovasi dalam model bisnis). Tentu saja, ada dari mereka yang melakukan inovasi pada beberapa hal sekaligus.

Perusahaan yang terpilih ini terutama diambil dari daftar Indonesia Most Creative Companies yang selama beberapa tahun terakhir dilakukan risetnya oleh Tim Riset SWA dan dilakukan konfirmasi lewat penilaian kritis Dewan Redaksi Majalah SWA. Mereka yang ditampilkan di sini yakni: Kemenangan jaya, Bio Farma, INE, Radana Finance, Propan, Shop & Drive, Indah Golden Signature, BPR Lestari, CentrePark, Coco Group, dan Sinar Mas Land.

Buku ini terbagi dalam tiga bagian. Bagian Pertama mengungkapkan mengapa perusahaan perlu berinovasi. Juga dibahas apa pengertian tentang inovasi, tipe-tipe inovasi, proses inovasi, dan persyaratan untuk berinovasi. Bagian Dua menampilkan cerita perjalanan dan pengalaman-pengalaman perusahaan pilihan dalam berinovasi di bisnisnya masing-masing, beserta pencapaian mereka. Sedangkan Bagian Ketiga, sebagai epilog, membahas 10 pelajaran inovasi penting, yang bisa dipetik dari pengalaman dan perjalanan kesebelas perusahaan pilihan tadi.

Penerbitan buku-buku yang menyajikan praktik-praktik bisnis terbaik (best practices) dari perusahaan-perusahaan Indonesia sekarang ini memang menjadi salah satu concern SWA Group yang memosisikan diri sebagai “Indonesia Business Knowledge Centrum”. Sebelum buku “Innovative Companies”, SWA Group telah menerbitkan sejumlah buku manajemen dan bisnis.

“Ke depan, SWA Media Bisnis sebagai penerbit, akan lebih banyak memproduksi buku-buku manajemen dan bisnis populer berbasis pengalaman-pengalaman praktis perusahaan di Indonesia,” kata Zetta Saraswati, Pemimpin Usaha SWA Media Bisnis.

“Harapannya, agar banyak perusahaan Indonesia lainnya dapat terinspirasi dan memetik pelajaran berharga demi meningkatkan kinerja bisnis mereka,” ujar Kemal menambahkan.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)