2 Minggu Lagi Ventilator Portabel Buatan BPPT Diproduksi Massal

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan ventilator portabel untuk membantu pasien terinfeksi virus Corona (COVID-19) yang mengalami gangguan pernapasan. Rencananya, alat tersebut siap diproduksi massal bulan ini.

Hammam Riza, Kepala BPPT, mengatakan, kebutuhan ventilator saat ini sangat krusial sehingga BPPT mencoba mengembangkannya untuk membantu menambah jumlah unit di setiap Rumah Sakit (RS). Ventilator portabel tersebut akan siap diproduksi massal dalam waktu dua minggu, dan akan diperuntukan untuk pasien COVID-19 non intensive care unit (ICU).

“Kebutuhan ventilator saat ini menjadi krusial lantaran banyak pasien COVID-19 yang membutuhkan. Kami di BPPT mengembangkan ventilator portabel untuk membantu jumlah alat yang dibutuhkan di tiap rumah sakit rujukan COVID-19,” terang Hammam.

Hammam menjelaskan ventilator portabel ini berbasis bagging bag atau yang umum dikenal dengan ambu bag. Ventilator ini mengadopsi desain open source ventilator yang dikembangkan di Eropa dengan modifikasi menyesuaikan material dan komponen yang ada di lokal.

“Kami mengadopsi model yang ada di Eropa, namun disesuaikan dengan bahan yang ada di Indonesia sehingga Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hampir mencapai 100 persen,” jelasnya.

Ia melanjutkan, tim di BPPT juga menambahkan inovasi dan modifikasi untuk memaksimalkan fungsi dari ventilator portabel ini. Di antaranya, penambahan pengamanan (over pressure relief valve), penambahan kapasitas tekanan PEEP sekitar 10-20cm H2O, hingga penambahan penganturan fraksi gas oksigen (FIO2) yang mendukung sistem multi ventilator.

“Ventilator ini telah dilengkapi sensor dan sistem kontrol untuk memenuhi fungsi dan keamanan dalam pengoperasiannya. Ditambah ventilator ini telah mendukung sistem multi ventilator yang memungkinkan untuk dipakai lebih dari satu pasien,” urainya lagi.

Ventilator portabel yang pertama sudah diuji oleh dokter dan Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, akan diuji coba di rumah sakit. Saat ini, BPPT sedang menyelesaikan purwarupa ventilator portabel sebelum usulan sertifikasinya diajukan ke Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan.

“Setelah mendapat sertifikasi, ventilator portabel ini akan diproduksi massal oleh industri nasional untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit,” kata Hammam.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
ventilator

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)