20 Tahun Kampus UNM Siapkan SDM Unggul dan Berkualitas untuk Indonesia

Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai lembaga pendidikan yang telah berkiprah selama 20 tahun terus menerus membantu pemerintah menyiapkan SDM unggul. Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76 ini, Rektor UNM Dr Dwiza Riana mengatakan, kampus  yang dipimpinnya berupaya dan bersemangat mengisi kemerdekaan dengan menyiapkan SDM unggul dan berkualitas.

“Sehingga Indonesia menjadi tangguh serta memberikan semangat untuk kampus UNM, tumbuh menjadi Perguruan Tinggi berkualitas dan menjadi pilihan masyarakat di Tanah Air,” tutur Dwiza dalam keterangan tertulis (18/8/2021). Sebagai bentuk peranan kampus di tengah wabah Covid-19,  sejak awal banyak dosen dan mahasiswa UNM yang berinisiatif terjun melibatkan diri sebagai Satgas Covid-19 di internal kampus maupun di lingkungan masyarakat.

“Dalam hal ini, dosen dan mahasiswa berlomba melakukan pengabdian masyarakat. Universitas Nusa Mandiri sendiri, dengan program Lentera UMKM dari tahun 2020, telah membina UMKM di masa pandemi dengan literasi teknologi agar mampu bertahan di masa pandemi ini,” ujarnya.

Saat ini, UNM telah mendukung pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19 dengan menjadi sentra vaksinasi di kampus-kampus UNM. Sudah ribuan masyarakat yang memanfaatkan sentra vaksin di kampus UNM untuk pelaksanaan vaksinasi pertama dan kedua. Hingga kini, kegiatan sosial tersebut masih berlangsung.

“Kampus UNM juga berperan dalam kemerdekaan Indonesia untuk menyediakan lulusan yang menjadi SDM unggul. Khususnya dalam bidang sistem informasi dan  informatika serta lulusan magister yang cakap di bidang teknologi,” paparnya. Dwiza  mengatakan, UNM juga turut menyiapkan SDM yang unggul dan memiliki kompetensi di bidang sains data, bisnis digital, manajemen dan perhotelan.

“Kami berupaya dengan semangat ‘Merdeka dalam Kemandirian’ menyiapkan SDM unggul dalam menyambut bonus demografi di tahun 2030,” kata Dwiza.  Selain itu, UNM  juga menyediakan wadah pembinaan dalam Nusa Mandiri Center untuk mahasiswa/i yakni NEC (Nusa Mandiri Entrepreneur Center), NIC (Nusa Mandiri Innovation Center), NSC (Nusa Mandiri Startup Center) dan NCC (Nusa Mandiri Carrer Center). Dengan demikian, diharapkan upaya dan dukungan ini dapat menyiapkan generasi emas Indonesia di tahun 2045.

“Sinergi pemerintah dengan UNM dilakukan dengan baik di bidang akademik, yaitu dengan mendukung pelaksanaan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Mendukung penuh penyelenggaraan pelatihan dan peningkatan keterampilan dasar teknik instruksional,” katanya. Kampus ini pun  bersinergi dalam peningkatan kualitas dosen dan tenaga pendidik dengan pelatihan yang selalu diikuti oleh dosen dan tenaga pendidik.

“Bersinergi di bidang non akademik yaitu untuk meningkatkan kualitas mahasiswa seperti terlibatnya mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) dalam program MBKM Kementerian ATR/BPN, program MBKM Kemdikbud dan dalam pelaksanaan magang bersertifikat PMMB FHCI,” imbuhnya.

Dwiza membeberkan, pihak kampus juga secara aktif bersinergi dengan pemerintah, dalam pelaporan hasil penelitian dan pengabdian dosen dalam Simlitabnas, Simkatmawa, pelaksanaan MBKM oleh mahasiswa, dan prestasi mahasiswa dari pusat prestasi Belmawa dan prestasi mahasiswa lainnya. Pelaporan ini pun terkait kesiapan lembaga dalam inovasi dan hasil inovasi mahasiswa/dosen UNM dalam Simanis.

Terkait penyaluran beasiswa, UNM bekerja sama dengan pemerintah dalam menyalurkan kuota beasiswa dari pemerintah seperti beasiswa KIP dan UKT. “Alhamdulilah sejauh ini bisa terserap dengan baik. Bahkan sebagai tindak lanjutnya, UNM sendiri menyediakan berbagai beasiswa untuk masyarakat luas. Tentu banyak sinergi lain yang dijalankan dan akan terus bertambah dan berkembang di masa yang akan datang,” terangnya.

www.swa.co.id      

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)