3 Strategi MRT Capai Target di 2021

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar (Foto: Anastasia/SWA).

PT MRT Jakarta mencatatkan jumlah penurunan penumpang di tahun 2020 dengan jumlah harian penumpang sebanyak 27.281 orang per hari. Sementara, target yang ditetapkan di awal tahun adalah sebanyak 100.000 penumpang per hari.

“Sektor transportasi menjadi sektor yang terdampak paling berat. MRT bisa melalui ini dengan baik sampai saat ini. Terbukti dari kenaikan Customer Satisfaction Index 2020 sebanyak 3,86% atau dari angka 82,78% di tahun lalu menjadi 86,64% di tahun 2020,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar dalam Forum Media: Dialog Awal Tahun bersama MRT Jakarta (05/01/2021).

Di sektor konstruksi, PT MRT Jakarta sedang bergerak melakukan pembangunan fase 2 yang saat ini sudah mencapai angka 9,8% per Desember 2020 kemarin. Pembangunan tersebut meliputi jalur Bundaran HI sampai Harmoni dan direncanakan akan selesai pada bulan Maret 2025. Dalam laporan keuangan belum diaudit, perseroan juga mencatatkan pendapatan sebanyak Rp1 triliun dari tiket, non tiket, dan subsidi.

Tingginya angka pendapatan tersebut disokong oleh pendapatan tiket, efisiensi, dan pengurangan rencana pengeluaran yang belum menjadi prioritas. “Biaya operasional kami alokasi sebanyak Rp1,5 triliun. Nah, kami melakukan efisisiensi disana, sehingga kami mendapatkan laba operasional sebanyak Rp75 miliar,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, untuk EBITDA, persusahaan berhasil mencatatkan sebanyak Rp416 miliar. Angka ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak Rp370 miliar. Di tahun 2021, PT MRT Jakarta akan melakukan pemulihan yang bertumpu pada keberlanjutan dan perkembangan bisnis. Ada 3 strategi besar yang akan dijalankan oleh perusahaan di tahun 2021 ini.

Pertama, learning and growth. Dalam strategi ini, perusahaan akan memperkuat Business Continuity Managemnt (BCM), meningkatkan Governance, Risk & Compliance (GRC), meningkatkan maturitas knowledge, serta memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM). “Ini adalah strategi dasar. Dengan ini kita akan bisa memainka strategi di level tengah,” kata William menjelaskan.

Kedua, dalam aspek internal business process, perseroan akan memperkuat keunggulan operasional denganm memastikan on time performance, kemanan, dan kenyaman.

Selanjutnya, mempercepat ekspansi jaringan rel, mempercepat pengembangan bisnis kawasan berorintasi transit (KBT), memperkuat digitalisasidan manajemen data, dan mempercepat integrasi antar moda transportasi sejabodetabek, baik dalam aspek layanan maupun ticketing.

Ketiga, dari sisi finacial. Perseroan menargetkan untuk meraih keuntungan di tahun 2021 dengan mempertahankan angka Customer Satisfaction Index. Selain itu, MRT Jakarta juga menargetkan capaian penumpang sebanyak 65.000 penumpang di tahun 2021.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)