4 Langkah BNI Tingkatkan Pertumbuhan Bisnis

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk., Achmad Baiquni.

Untuk menghadapi peluang dan tantangan industri perbankan di tahun 2018, BNI telah menyusun rangkaian strategi bisnis peningkatan pertumbuhan bisnis. Bank BUMN ini memfokuskan empat poin utama yaitu selective, digitalize, market penetration, dan organization capabilities.

Menurut Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI, Achmad Baiquni, poin pertama (selective) dengan menggarap segmen korporasi melalui peningkatan bisnis pada nasabah kementerian, institusi, BUMN, dan korporasi. “Upaya ini dilakukan dengan cara pemberian solusi keuangan yang menyeluruh. Setiap segmen disesuaikan dengan potensi daerahnya,” tambahnya. Segmen menengah fokus pada peningkatan bisnis pada industri prioritas, sedangkan segmen kecil melalui optimalisasi Supply Chain Financing nasabah korporasi, komunitas/sentra bisnis, dan program pemerintah.

Kedua, digitalize, strategi ini untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK), terutama CASA dilakukan dengan model bisnis digital fokus pada Closed Loop Transaction dan optimalisasi transaksi nasabah. Digitalisasi ini untuk memperkuat bisnis konsumer, bekerja sama dengan mitra bisnis dan memberikan solusi transaksi keuangan yang fokus pada e-commerce dan generasi millennial.

Ketiga, market penetration untuk meningkatkan kinerja outlet. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kapabilitas penetrasi pasar baik DPK maupun Kredit. “Selain itu, untuk meningkatkan market share anak perusahaan, dilakukan dengan peningkatan sinergi, pengembangan digital, dan pertumbuhan anorganik,” ujar Achmad.

Keempat, organization capabilities yaitu mengoptimalkan kapabilitas organisasi untuk mendukung pencapaian bisnis. Kapabilitas organisasi yang mampu memenuhi kebutuhan bisnis akan mendorong peningkatan kinerja fundamental BNI.

Dalam pembenahannya di tahun yang baru ini, BNI membuat prioritas dengan melihat pada pengalaman periode sebelumnya yang diselaraskan dengan kondisi dan tren ke depan. “Menurut pertimbangan kami, prioritas pembenahan harus ditujukan kepada aspek-aspek yang mendorong peningkatan kapabilitas SDM dan Teknologi Informasi (TI). Peningkatan SDM dan TI berhasil menciptakan kapabilitas perusahaan secara menyeluruh dan efektif sejalan dengan perubahan zaman,” jelasnya.

Peningkatkan kapabilitas SDM yang dilakukan BNI memanfaatkan tren saat ini yaitu budaya berbagi dengan menciptakan sarana dan prasarana yang memungkinkan pegawai untuk learn and share. Coaching, mentoring, & sharing moment antar pegawai BNI secara digital dengan memanfaatkan portal internal Knowledge Management dan BNI Smarter. “Cara ini juga menjadi identifikasi pegawai yang ahli di bidangnya. Pegawai dengan keahlian di bidang-bidang tertentu menjadi referensi bagi pegawai lain sehingga proses pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien di tengah era VUCA,” jelasnya.

 

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)