85,3% SPBU di Bali Sudah Go Digital

SPBU Digital

Hingga pertengahan bulan September ini, 162 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di wilayah Bali telah menuntaskan program Digitalisasi SPBU. Jumlah tersebut mencakup 85.3 persen dari total 190 SPBU yang direncanakan untuk implementasi teknologi digital di wilayah Bali. 

"Pertamina telah melakukan digitalisasi di seluruh lini bisnis, dari hulu hingga hilir, melalui Digitalisasi SPBU, termasuk pengembangan aplikasi MyPertamina yang memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process. Ini akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” ungkap Rustam Aji, Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V,  di Surabaya, Rabu (16/9).

Program Digitalisasi SPBU di seluruh wilayah MOR V yang meliputi Jatim, Bali, NTB, dan NTT, telah diterapkan di 1.009 SPBU dari total 1.209 SPBU yang direncanakan akan dilakukan digitalisasi, bersinergi dengan Telkom. 

Program Digitalisasi SPBU menurut Rustam dapat memantau kondisi stok BBM, penjualan BBM, dan transaksi pembayaran di SPBU secara real-time. Seluruh data transaksi dan stok SPBU terekam secara akurat pada waktu yang faktual, di mana dari setiap nozzle/selang pengisian BBM ke kendaraan konsumen dibuatkan sesuai sistem sedemikian rupa, sehingga secara langsung dapat memberikan data konsumsi dan penjualan setiap SPBU.

“Dengan program digitalisasi ini, Pertamina dapat mengetahui jika terdapat SPBU yang akan kehabisan persediaan produk BBM, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dengan upaya pengiriman BBM ke SPBU tersebut. Digitalisasi juga mewujudkan cashless payment antara Pertamina dengan pemilik SPBU, serta pemilik SPBU dengan konsumen." tuturnya.

Program ini dapat meningkatkan pengawasan penyaluran BBM, khususnya yang bersubsidi yaitu Biosolar (B30) dan penugasan yaitu Premium karena data-data tersebut juga dapat diakses secara langsung oleh sejumlah pihak berwenang seperti Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan BPH Migas. Pertamina juga memberikan kemudahan bagi konsumen untuk membeli produk-produk Pertamina dengan cara pembayaran non tunai (cashless payment). Pembayaran non tunai di SPBU dapat dilakukan baik melalui fasilitas yang telah dikerjasamakan dengan berbagai perbankan maupun dengan Link Aja yang telah terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina. "Kedua cara ini merupakan langkah konkret Pertamina dalam menerapkan transparansi dalam menjalankan penugasan dari pemerintah sekaligus meningkatkan kemudahan bagi masyarakat dalam membeli produk Pertamina," ujar Rustam.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)