Kolaborasi MD Pictures dengan Produser Film Hollywood

Industri perfilman Indonesia mulai berbaur di kancah global seiring dengan meningkatnya kualitas film lokal. Apalagi dengan semakin banyaknya kolaborasi yang dilakukan dengan kreator film dari luar negeri.

PT MD Pictures Tbk (MD Pictures), distributor resmi film Foxtrot Six, mengadakan gala premiere film tersebut di Jakarta, Rapid Eye Pictures. Film action yang berdurasi sekitar 90 menit ini menggandeng nama besar industri perfilman Hollywood sebagai produser, Mario Kassar, sosok di balik film seperti Terminator 2: Judgement Day, Rambo dan Basic Instinct.

Film Foxtrot Six merupakan hasil garapan sineas muda tanah air, Randy Korompis sebagai sutradara, serta Andreas Ian Tika, Hendry Djunaedi, dan Wanyi Hindrawan Pratiknyo selaku produser, diyakini akan memberikan warna/genre berbeda untuk perfilman Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan menjadi bagian dari film hybrid-action Indonesia pertama dalam Bahasa Inggris. Saya bersyukur dikelilingi oleh tim hebat seperti Randy Korompis sebagai sutradara, produser Wanyi Pratiknyo, Henry Djunaedi, Andreas Ian Tika serta aktor dan aktris berbakat Oka Antara, Verdi Solaiman, Mike Lewis, Arifin Putra, Rio Dewanto, Chicco Jerikho, Julie Estelle, Edward Akbar dan lainnya. Terima kasih yang istimewa kepada sahabat saya Manoj Punjabi., ujar Mario.

Manoj Punjabi, CEO MD Pictures, menyatakan dalam siaran persnya, kerja sama ini sejalan dengan strategi ekspansi internasional perseroan. Selain itu, film produksi MD Pictures, Asih sudah diterima di Myanmar, Vietnam dan Kamboja.

"Kami tidak hanya berkiprah dalam bidang studio film, namun juga bergerak di berbagai industri terkait lainnya, seperti musik (dengan music label dan publishing), industri digital serta animasi. MD Pictures juga menjadi semakin besar sejalan dengan bertumbuhnya industri musik Indonesia, dengan cara berkolaborasi dengan para musisi top di Indonesia," jelasnya.

Sehari sebelumnya, MD Pictures juga memperkenalkan film bertajuk Sunyi yang merupakan hasil kolaborasi internasional antara Pichouse Films dengan Xing Xing, Studio Invictus, Mixx Entertainment dan CJ Entertainment. Film yang akan mulai diputar pada bulan April 2019 mendatang ini diadaptasi dari film horor sensasional asal Korea berjudul ‘Whispering Corridors’. Film yang dirilis pada tahun 1998 tersebut berhasil mencetak sukses di tangga box office, sekaligus menjadi pendobrak dan pemicu pembuatan film horor bertema sekolah di Korea Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Puti Chitara, vokalis band Barasuara, memperkenalkan original movie soundtract film tersebut, melalui lagu berjudul Sunyi yang diproduksi PT MD Musik Indonesia.

Berdasarkan data filmindonesia.or.id memasuki tahun 2019, dari Januari hingga saat ini sudah ada 15 film yang dirilis di Indonesia, dimana MD Pictures menjadi distributor terbanyak dengan merilis empat film. Dengan demikian, per 21 Februari 2019 mendatang MD Pictures sudah akan mengeluarkan lima film yaitu Tembang Lingsir, Satu Suro, Perjanjian dengan Iblis, Matt & Mou, serta Foxtrot Six atau sekitar 25 persen dari jumlah film yang ditargetkan untuk tahun 2019.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)