AAJI Himbau Industri Daftarkan Agen Produktif Masuk MDRT

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menghimbau perusahaan industri asuransi jiwa untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi agen asuransinya.

Salah satunya dengan mendaftarkan para agen produktif untuk masuk dalam komunitas MDRT (Million Dollar Round Table), sebuah komunitas agen dengan First Year Premium minimal sebesar Rp 542,57 juta yang merupakan akumulasi premi pertama dalam satu tahun. Ini merupakan kualifikasi agen dengan standar penghasilan minimal Rp 25 juta per bulan.

Ketua AAJI, Hendrisman Rahim (tengah)

"AAJI dan MDRT Indonesia akan berjalan seiring, hand to hand untuk dapat menciptakan dan mencetak agen-agen profesional di masa mendatang. MDRT itu eksklusif, tugas kami (AAJI) mendorong para agen untuk masuk, bergabung di MDRT. Karena jika saja 30 persen agen asuransi jiwa masuk MDRT, kontribusi yang diberikan untuk industri asuransi pasti sangat besar, kata Ketua AAJI, Hendrisman Rahim.

Menurut Hendrisman, saat ini masih banyak keengganan agen untuk bergabung dengan MDRT dikarenakan harus membayar biaya pendaftaran senilai US$550. Untuk itu, dia menghimbau pelaku industri untuk membayarkan terlebih dahulu biaya pendaftaran tersebut. “Itu uang kecil bagi para agen, tetapi sebaiknya perusahaan asuransi yang membayarnya terlebih dahulu. Toh nanti ujungnya juga perusahaan yang akan mendapatkan manfaatnya ketika banyak agen mencapai kualifikasi MDRT,” tukasnya.

Di sisi lain, AAJI sendiri menurut Hendrisman, tengah mancari solusi untuk mempermudah para agen mencapai level MDRT. Salah satunya adalah dengan menciptakan satu komunitas seperti MDRT, namun levelnya lokal. “Kami sedang merancang MDRT Mini, nantinya akan jadi jembatan para agen untuka naik ke level internasional, masuk ke komunitas MDRT yang sesungguhnya. Jadi ada tahapan yang mempermudah para agen kita, “jelas Hendrisman.

Untuk diketahui, distribusi agen masih menjadi penopang dalam industri asuransi jiwa di Indonesia. Pada kuartal I/2017, dari total premi yang berhasil dikumpulkan oleh industri asuransi jiwa nasional sebesar Rp 42,58 triliun, sekitar 38,3% di antaranya merupakan kontribusi jalur distribusi keagenan.

Sementara dari sisi jumlah agen, AAJI mencatat sampai Maret 2017 jumlah agen asuransi jiwa berlisensi mencapai 566.356 orang. Jumlah tersebut tercatat naik sebesar 15,2% dibandingkan pada 2016. “Sayangnya yang masuk ke komunitas MDRT baru 3 persen. Jadi perlu terobosan, ujar Aryani P Razik, Country Chair MDRT Indonesia di kesempatan yang sama.

Aryani menjelaskan, sejatinya biaya pendaftaran menjadi anggota MDRT sebesar US$550 bukanlah beban. Sebabnya, para agen yang bergabung akan mendapatkan benefit yang setimpal. Dalam MDRT, tiap agen diperkenalkan dengan tujuh konsep yang dapat diaplikasikan untuk menjadi seorang agen profesional. Ketujuh konsep itu mencakup relationship, health, education, career, service, financial, dan spritual. Ketujuh konsep inilah yang membedakan agen anggota MDRT dengan agen asuransi pada umumnya.

Aryani menyebutkan, anggota MDRT saat ini mencapai 1.367 anggota, atau meningkat 47% dibandingkan jumlah tahun 2016. “Bagi kami ini adalah pencapain yang luar biasa, karena tahun lalu peningkatannya hanya 7%, “ dia menambahkan.

Dibanding negara lain di kawasan Asia Tenggara, jumlah anggota MDRT di Indonesia menempati posisi ketiga. Posisi pertama ditempati oleh Filipina dengan 1.556 anggota dan posisi kedua Thailand dengan 1.541 anggota. Dua tahun lalu Indonesia menempati posisi ke-2. Posisi ke-4 tahun ini ditempati oleh Vietnam yang tahun lalu berada diurutan terakhir.

“Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, jumlah anggota MDRT Indonesia ditargetkan bisa tumbuh konsisten sebesar 10-15% per tahun. Sedangkan, untuk tahun depan jumlahnya ditargetkan bisa mencapai lebih dari 1.600 anggota, “ujar Aryani.

Miliana, Chariman MDRT Day Indonesia 2017, menjelaskan, MDRT Day 2017 kali ini akan diselenggarakan di Jakarta pada 23 Agustus 2017 yaitu di Kasablanka Ballrom, Mall Kota Kasablanka lantai tiga. Tema yang diusung untuk perhelatan MDRT Day 2017 yakni Reach New Heights. Saat ini tiket peserta telah sold out hingga 3.500 peserta, katanya.

Hal baru di seminar MDRT Day 2017 menurut Miliana adalah menghadirkan pembicara dari Generasi Y yang telah bergabung dalam anggota MDRT dengan ide-ide yang inovatif dan sudah terbukti sukses. Yakni Trio Gen - Y, Mario Ariwijaya (1 tahun anggota MDRT), Tony Zhou (1 tahun anggota MDRT), dan Christopher Rodjito (3 tahun anggota MDRT). “Kehadiran talk show gen Y ini adalah yang membedakan MDRT Day kali ini dengan tahun-tahun sebelumnya, ujarnya. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)