ADA - Awake Asia Bantu Brand Masuk 10 Pasar Online di Asia

Simon Paterson, Chief of eCommerce Enablement ADA

Analytics Data Advertising (ADA) memperkenalkan integrasi e-commerce practice pertama di Asia Selatan dan Tenggara. Langkah ini menandai kerja sama ADA dan Awake Asia,  e-commerce enablers yang beroperasi di enam negara di Asia Tenggara.

Kerja sama ini mengintegrasikan kapabilitas Awake Asia dan ADA mulai 1 Juni 2021. Keduanya akan berkolaborasi dalam membantu brand untuk masuk ke ranah online, di 10 pasar, di Asia Selatan dan Tenggara, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Sri Lanka, Bangladesh, Kamboja, Korea Selatan, Vietnam, dan Indonesia.

Mengintegrasikan kapabilitas Awake Asia dalam merancang strategi pemasaran melalui e-commerce dengan solusi media, kreatif, dan analisis data milik ADA, maka snergi ini diharapkan akan mendorong penjualan online bagi brand melalui pemasaran digital yang berkaitan erat dengan penjualan melalui e-commerce; perencanaan pemasaran digital yang terintegrasi dengan pengelolaan e-commerce; strategi dan aktivitas yang berpusat pada pelanggan; kinerja pemasaran digital yang dihitung melalui pendapatan dari penjualan online.

Analisis dan dan perilaku konsumen untuk meningkatkan penjualan melalui e-commerce: pembuatan konten dan pesan yang lebih personal serta tepat sasaran dengan memanfaatkan analisis data dapat meningkatkan penjualan melalui e-commerce.

Selain itu, menjangkau lebih banyak pelanggan di super apps dan marketplace dengan mengoptimalkan komunikasi dengan konsumen di semua titik yang ada di super apps, aplikasi, dan website. Juga, memanfaatkan solusi teknologi pemasaran seperti platform data pelanggan (CDP) dan teknologi lainnya yang digunakan untuk mengoptimalkan aktivitas pemasaran digital.

Srinivas Gattamneni, Chief Executive Officer ADA, mengatakan "Kami yakin bahwa aktivitas penjualan melalui e-commerce seharusnya tidak dilakukan secara tertutup, melainkan diintegrasikan secara mendalam melalui analisis data, media, kreatif, dan investasi teknologi pemasaran untuk mencapai kinerja yang baik. Penggabungan tersebut menyatukan pendekatan terintegrasi bagi brand dalam menjangkau dan mendapatkan konsumen secara digital."

Simon Paterson, Chief Executive Officer Awake Asia, mejelaskn, selama 5 tahun terakhir, Awake Asia telah membangun bisnis e-commerce enablement di Asia Tenggara. Pihaknya antusias untuk memulai fase pertumbuhan baru ini dengan analisis yang terintegrasi, media, serta kreativitas untuk meningkatkan kinerja e-commerce bagi semua brand di wilayah ini.”

Kerja sama ini membuka pasar baru ADA di Vietnam dengan lebih dari 150 spesialis e-commerce yang saat ini melayani lebih dari 120 brand, mendorong pertumbuhan eCommerce untuk klien seperti P&G, Unilever, BMW, dan Wyeth; serta mitra e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada.

Di satu sisi, semakin banyak brand yang harus beradaptasi dengan migrasi besar konsumen dari offline ke online, di sisi lain masih terdapat pemilik bisnis yang belum mengetahui cara memaksimalkan return of investment (ROI). Peluang ini diperkirakan meningkat menjadi US$ 100 miliar di Asia Tenggara, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) yang diperkirakan meningkat hingga 24,6% (2017-2025).

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)