ADB Berikan Pinjaman US$300 Juta untuk Pengembangan Panas Bumi di Indonesia

doc. www.mineralenergi.com

Asian Development Bank (ADB) memberikan pinjaman sebesar US$300 juta untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Geo Dipa Energi.

Dana ini akan digunakan untuk menambah kapasitas pembangkit listrik panas bumi sebesar 110 MW di Pulau Jawa. Pulau Jawa dipilih karena merupakan lokasi jaringan listrik paling besar dan pasar paling menantang bagi pengembangan energi terbarukan.

Winfried F. Wicklein, Direktur ADB untuk Indonesia, mengatakan proyek panas bumi ini akan membantu Indonesia dalam mengantisipasi perubahan iklim. Selain itu, proyek ini akan menjadikan sistem kelistrikan Indonesia lebih sustainable dan terjangkau.

“Bantuan kami sejalan dengan sasaran jangka panjang Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan energi, termasuk memaksimalkan penggunaan sumber daya energi dari dalam negeri,” kata dia.

Proyek yang didanai oleh ADB ini berupa pembangunan dan komisioning 2 pembangkit listrik tenaga panas bumi di Dieng di Jawa Tengah, dan Patuha di Jawa Barat. Riki Ibrahim, Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan Proyek Strategis Nasional untuk penyediaan listrik ramah lingkungan di wilayah Jawa dan Bali. Melalui energi terbaru ini, penurunan emisi CO2 yang dapat dicapai sebesar 700 ribu ton per tahunnya. “Proyek ini akan mendukung pemerintah untuk menarik investasi di sektor ini dengan mengurangi risiko di tahap awal pengembangan proyek,” ujar Riki.

Sebagai tambahan, Indonesia diperkirakan memiliki potensi panas bumi hingga 29 Gigawatt (GW). Angka ini merupakan potensi panas bumi terbesar di dunia. Saat ini, Indonesia memiliki kapasitas terpasang panas bumi sebesar 2,1 GW atau terbesar kedua di dunia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)