AFTECH: Tingkat Keseriusan Pengusaha Fintech Semakin Meningkat

Tahun 2017, industri financial technology ( fintech) berkembang pesat.

Pelaku usaha juga makin serius dalam membangun usaha fintech. Hal ini terlihat, berdasarkan data Asosiasi FinTech Indonesia ( AFTECH), 49 persen perusahaan terbukti telah membangun sendiri atau mengeluarkan belanja modal (capex) untuk mengembangkan solusi keamanan data.

Direktur Asosiasi FinTech Indonesia ( AFTECH), ) Ajisatria Suleiman, mengatakan, sebanyak 34 persen melakukan hal yang sama untuk mengembangkan solusi penyimpanan data (data warehousing) dan 23 persen melakukan hal yang sama untuk mengembangkan solusi tandatangan digital.

Hal ini sejalan dengan harapan regulator untuk menciptakan layanan keuangan digital yang inovatif namun tetap memastikan kemampuan mitigasi risiko yang mumpuni. Bukti lain keseriusan pelaku usaha dalam mebangun usaha fintech juga terlihat dari kesadaran akan pentingnya standarisasi.

Laporan tahunan AFTECH menunjukkan 41,4 persen perusahaan fintech telah mengikuti regulasi dan standar internasional dan masih mengharapkan kejelasan terkait ISO 27001 sebagai standar yang disyaratkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Sementara itu, dilihat dari usianya, meski mayoritas pelaku usaha industri fintech berdiri dalam kurun tahun 2015 – 2017, hampir 32 persen perusahaan tersebut memiliki lebih dari 100 karyawan. Ini menunjukkan bahwa secara skala perusahaan fintech di Indonesia makin membesar, sekaligus membuktikan potensi penyerapan tenaga kerja yang ditawarkan oleh fintech.

Menurut Aji, terkait sumber daya manusia (SDM), para pelaku usaha fintech masih menghadapi tantangan kurangnya keterampilan terutama di bidang data dan analisa, pengetahuan industri keuangan, back-end programmin, user experience desig) dan risk management.

AFTECH memprediksi, di masa mendatang, sektor keuangan digital akan didominasi oleh platform fintech dari aplikasi transportasi, e-commerce dan perusahaan fintech independen. Selain itu, peta persaingan fintech, menurut Aji,  ke depannya juga masih akan dibayangi oleh pemain-pemain dari platform internet atau teknologi global, lembaga keuangan konvensional dan perusahaan infrastruktur teknologi, termasuk perusahaan telekomunikasi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!