Airlangga: Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Berada di Jalur yang Tepat dan Seimbang

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menegaskan bahwa upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi senantiasa dilakukan dengan tepat. Kedua aspek kebijakan itu dinilai telah berhasil direalisasikan dengan seimbang.

“Apa yang dilakukan pemerintah, seluruhnya sudah berada pada jalur yang benar, atau on the right track. Kita melihat baik penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi dilakukan dengan gas dan rem yang seimbang,” tuturnya dalam Dialog KPCPEN secara daring, Senin (9/11/2020).

Airlangga menjelaskan, pertumbuhan perekonomian di Kuartal III/2020 mengalami perbaikan menjadi 3,49\% atau secara kuartal ke kuartal mengalami kenaikan sebesar 5,05\%. “Pengungkitnya adalah pertanian, selalu positif, tetapi pengungkit terbesar karena kontribusi terhadap PDB nya 19,86\% sektor industri,” ujar Airlangga.

Selain itu, indikasi perbaikan juga terlihat pada sejumlah indikator ekonomi seperti Purchasing Managers Index (PMI), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), indeks penjualan ritel, dan surplus neraca perdagangan.

Sementara dari segi lapangan usaha, sektor yang terkait dengan kebutuhan dasar masyarakat di tengah pandemi mampu menunjukan pertumbuhan positif. Sektor tersebut antara lain sektor jasa kesehatan, informasi dan komunikasi, pengadaan air, pertanian, tanaman pangan, serta kimia dan farmasi.

Ia menyatakan bahwa rock bottom perekonomian telah terlewati di kuartal II. Sehingga, apabila di kuartal keempat kondisi ini bisa dipertahankan, maka pihaknya berharap di kuartal keempat pertumbuhan ekonomi bisa masuk jalur positif.

“Berbagai indikator sudah menunjukkan bahwa Indonesia sudah dalam taraf recovery, dan ini mendukung underline dari pada sektor bahwa pemulihan ini sudah berada pada track pemulihan yang benar,” kata Airlangga yang mengaku kondisi perekonomian secara konservatif masih minus 1,6\% sampai dengan positif 0,6\%.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia yang kini sudah lebih dari 84\% diyakini pula menjadi faktor pendorong pemulihan ekonomi nasional. "Ke depan di 2021 tentu kita berharap pertumbuhan bisa mencapai apa yang telah disampaikan oleh World Bank, ADB IDB, IMF bahwa pertumbuhan kita diperkirakan sekitar 5\%," kata Airlangga.

Airlangga juga optimistis terhadap hasil proyeksinya yang menyatakan bahwa kemungkinan besar anggaran PCPEN dapat diserap secara keseluruhan pada akhir tahun 2020. Komite PCPEN, kata dia, selalu melakukan monitoring dan evaluasi mengenai programnya.

Program-program bantuan yang menjadi prioritas pemerintah seperti banpres produktif, subsidi upah, dan kartu prakerja hampir seluruh anggarannya dapat diserap secara maksimal. “Tentu yang kami dorong utamanya terkait perlindungan sosial, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan sektoral/kelembagaan,” ujar Airlangga.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)