Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2021 di Level 3,7 Hingga 4,5%

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun bisa mencapai 3,7 hingga 4,5%. Berbeda dari prediksi sebelumnya sebesar 4,5 sampai 5,5%. Hal ini dikarenakan adanya penerapan PPKM darurat di Jawa dan Bali, serta pembatasan aktivitas di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya pemerintah melakukan revisi terhadap pertumbuhan ekonomi karena tergantung daripada seberapa jauh varian delta ini bisa tertangani secara baik. Terutama di Pulau Jawa karena kontribusi Produk Domestik Brutonya mencapai 60%.

"Ekonomi ini akan baik jika penanganan dan penyebaran dari pandemi ini bisa terkendali. Sehingga dengan adanya pengetatan penurunan mobilitas yang ditargetkan bisa ditekan di bawah 50%, dan juga tentu idealnya kami rem sampai di bawah 30%. Tentu akan berefek pada aktivitas ekonomi," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (07/07/2021).

Airlangga mengatakan aktivitas ekonomi yang dijaga pemerintah adalah yang berbasis ekspor atau manufaktur. Sebab kata dia, Purchasing Managers Index (PMI) masih di level 53. "Dengan demikian ekspor perlu kita jaga dengan momentum harga komoditas," katanya.

Ia juga mengatakan telah mendorong Kementerian Perindustrian untuk menjaga IOMKI sektor esensial maupun kritikal. "Kami masih optimistis bahwa di kuartal kedua ini pertumbuhan 7% masih bisa dicapai sehingga secara agregat nanti di semester I di level 3,3%."

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)