Ajak Nasabah Premium Investasi Emas, Pegadaian Berhasil Jual 37 Kg Emas

Bidik nasabah premium, PT Pegadaian mengajak tokoh hingga kalangan pengusaha besar untuk menghadiri Intimate Dinner di Ballroom Hotel Doubletree by Hilton Surabaya. Para tamu yang hadir diajak mengenal lebih dalam tentang produk dan layanan Pegadaian, hingga program investasi tabungan emas dan logam mulia yang bisa menghasilkan cuan di masa mendatang.

Namun, siapa yang menyangka, melalui acara tersebut Pegadaian berhasil menjual logam mulia total sebesar 37 kilogram dari para tamu undangan yang hadir. Dalam paparannya, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menjelaskan bahwa Pegadaian saat ini menjadi agen inklusi keuangan ‘palugada’ yang ada di Indonesia, dimana ragam produk yang dimiliki, sangat cocok bagi para pengusaha.

“Bisa dibilang Pegadaian itu agen inklusi keuangan palugada (apa lu mau gue ada), dan kami berkomitmen untuk melayani masyarakat mulai dari lapisan bawah sampai lapisan atas. Oleh karena itu kami mengumpulkan para nasabah premium, untuk lebih mengenalkan produk-produk yang cocok untuk kalangan menengah ke atas,” ucap Kuswiyoto.

Kuswiyoto juga meyakinkan para tamu, bahwa program yang  cocok untuk kalangan premium adalah investasi emas.  Sebab, harga emas akan terus naik dan emas juga sangat likuid sehingga bisa dicairkan dengan cepat menjadi dana segar ketika diperlukan.

“Jadi tidak hanya gadai, tapi masyarakat juga bisa melakukan investasi emas dengan cara membuka tabungan emas, cicil emas, gadai emas, hingga jasa titip emas juga bisa di Pegadaian. Oleh karena itu saya berharap, Pegadaian bisa menjadi partner yang baik untuk berinvestasi,” tambah Kuswiyoto di hadapan para hadirin.

Pegadaian juga mengundang motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin,. “Ada tiga rahasia jurus bertambah kaya dalam melewati masa krisis. Pertama, antisipasi membaca kondisi ekonomi dunia dan Indonesia. Kedua, aset alokasi bukan spekulasi dan terakhir, menjadi investor,” ujar Tung

Tung bercerita bahwa dirinya menitipkan emas di Pegadaian dengan produk Titipan Emas Fisik. Selain aman, setiap orang atau nasabah yang menitipkan emasnya  juga bisa melakukan uji keaslian kadar dan nilai emasnya secara gratis.  “Inflasi emas selama 69 tahun sejak 1952-2021 adalah 1.760.000%. Emas tidak selalu membuat kita makin kaya, tapi pasti membuat kita tetap kaya,” tambah Tung.

Seperti diketahui, emas adalah instrumen investasi yang likuid dan menjanjikan. selain harganya yang akan terus naik, emas juga bisa dengan mudah dicairkan dengan mudah dan cepat menjadi dana segar. “Pegadaian selalu mengedukasi masyarakat untuk mempunyai aset berupa emas, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan modal misalnya dengan cara gadai. Pembeliannya bisa dengan dicicil melalui Cicil Emas, Arisan Emas dan Cicil Perhiasan,” kata Kuswiyoto.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)