Aksi Sosial Yili Indonesia Pasca Lebaran 2022

Yili Indonesia, anak usaha dari produsen produk olahan susu terbesar se-Asia, Yili Group, menyalurkan bantuan kepada 200 anak yatim di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, Cipanas, Jawa Barat. Hal ini sebagai komitmen perusahaan bahwa bisnis dan investasi harus sejalan dengan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.

Sebagai perusahaan global yang beroperasi di Indonesia, Yili percaya bahwa seiring pulihnya perekonomian nasional yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, maka tanggung jawab sosial perusahaan kepada para pemangku kepentingan pun akan turut meningkat. Apalagi, konsumen saat ini semakin memiliki kesadaran dan tuntutan agar perusahaan lebih bertanggung jawab dan berdampak sosial yang positif kepada masyarakat.

Berkaitan dengan hal ini, perwakilan manajemen Yili Group sekaligus Presiden Direktur Yili Indonesia Dairy Yu Miao, menyampaikan komitmen Yili untuk konsisten berbagi kasih dan dampak positif kepada masyarakat Indonesia. “Sebagai salah satu perusahaan global yang beroperasi di Indonesia, Yili Indonesia selalu berusaha memberi dampak sosial yang positif dan nyata bagi masyarakat. Kami berharap Yili menyebarkan kebaikan dan manfaat kepada masyarakat Indonesia melalui produk-produk es krim berkualitas tinggi dengan harga terjangkau,” ujar Yu.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), nilai investasi asing di Indonesia terus meningkat pesat. BPKM melaporkan, antara Januari hingga September 2021, Singapura menduduki posisi sebagai investor terbesar di Tanah Air dengan nilai investasi US$ 7,3 miliar (Rp107 triliun), disusul Hong Kong di peringkat kedua dengan US$ 3,1 miliar (Rp45 triliun), dan Tiongkok di peringkat ketiga dengan US$ 2,3 miliar (Rp33 triliun).

Yili Indonesia sendiri diketahui memiliki nilai investasi terealisasi sebesar  Rp 2 triliun dengan pembangunan pabrik es krim terbesar se-Indonesia di Kawasan Industri Delta Mas, Jawa Barat pada Desember lalu. Pabrik ini menyerap 5.000 tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, mampu memproduksi es krim 159 ton per hari, serta sama dengan 6% dari total investasi Tiongkok di Indonesia.

Saat distribusi bantuan dilakukan, Kepala Yayasan Panti Asuhan Santo Yusup, Rm. Martin Kowe, OFM, mengatakan pihaknya mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh perusahaan – perusahaan global seperti Yili . “Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Selain itu, anak-anak senang dengan es krim yang dibagikan pada mereka. Es krim menjadi jajanan yang juga mereka sukai, apalagi ketika memasuki musim panas seperti sekarang. Saya berharap agar kegiatan karitatif seperti ini dapat terus terjadi dan menjangkau banyak orang khususnya mereka yang paling membutuhkan. Semoga bisnis-bisnis lain dapat berkembang serta dapat lebih berperan, berdampak positif kepada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutannya untuk terus berbagi, Yili Indonesia sebelumnya juga membagikan lebih dari 60.000 produk es krim dalam peresmian Jakarta International Stadium saat Bulan Ramadan lalu serta bantuan sepeda multiguna kepada para pelaku UMKM yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Yili Group adalah perusahaan produk olahan susu terbesar di Asia dan memimpin pasar selama 8 tahun berturut-turut. Perusahaan ini telah mempertahankan peringkatnya  di antara 5 merek produk olahan susu dunia terbaik pada tahun 2021. Yili  aktif di seluruh kategori produk olahan susu, termasuk susu cair, susuk bubuk, yogurt, es krim, keju, dan lainnya.

Perusahaan ini secara terus menerus meningkatkan portofolio produk dan memasuki lini usaha baru, seperti air mineral, minuman berbasis tumbuhan, dan minuman dengan bakteri asam laktat.

Hingga kini, produk Yili tersedia di lebih dari 60 negara dan daerah di seluruh dunia. Sebagai perusahaan dengan fokus terhdap konsumen, Yili terus menempatkan kualitas sebagai prioritas utama dan kerap bertumbuh untuk membantu semua orang dalam menjalankan hidup yang sehat, dengan tujuan mewujudkan visi perusahaan untuk menjadi pemasok makanan sehat terpercaya di dunia. Saat ini, keluarga Yili terdiri atas hampir 60.000 karyawan, dengan mitra bisnis di 39 negara pada 6 benua.

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)