Alleira Jajaki Segmen Milenial

Zakaria Hamzah, COO Alleria Group (Dok. SWA)

Selama 11 tahun melenggang di industri fesyen tidak membuat Alleira Batik ketinggalan zaman. Masuknya generasi milenial ke usia produktif mendorong merek menengah atas ini untuk terjun mengikuti selera mereka.

Menurut Zakaria Hamzah, COO Grup Alleria, pihaknya membuat segmen baru, yakni kelas menengah. Pasalnya, milenial cenderung menyukai kualitas nomor satu, tapi dengan mass price. "Kami punya situs belanja Alleiraplaza.com (sejak 2016), yang ditujukan untuk anak muda yang suka belanja online, memang tidak bisa menjangkau butik di luar kota," kata Zaka kepada SWA Online di Jakarta (25/9/2019).

Adapun harga batik untuk segmen baru tersebut berada di kisaran Rp 400-500 ribu. Di luar itu, situs belanja yang bertagline 'Indonesia's Premium Lifestyle' ini juga memasarkan produk buatan lokal lain seperti teh, make up, perhiasan, tas, dan sebagainya dengan harapan bisa membawa produk Indonesia ke kancah dunia.

Terkait pasar ekspor, Zaka mengaku bahwa permintaannya besar. Akan tetapi, terdapat kendala dalam pelaksanaannya. "Produk kami handmade, jadi tidak bisa memenuhi apa yang diminta buyer. Mereka minta 3 bulan ready dan warna harus sesuai. Kadang turun warna sedikit dia tidak mau terima. Sementara timeline 3 bulan harus jadi. Itu PR kami. Memang kami prosesnya handmade jadi tidak bisa bisa 3 bulan harusnya 3-4 bulan. Mereka tidak bisa menerima bahwa warnanya naik/turun. Inginnya aseperti printing. Di batik bisa naik turun karena cuaca," jelasnya.

Namun, pasar ekspor ia nilai cukup berani membeli dengan harga tinggi karena mereka sudah teredukasi terkait produk handmade. "Range harga batik kami untuk wanita Rp 1-10 juta dan pria Rp 900 ribu-4 juta," kata Zaka.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)