Aman untuk Makanan, Sanitizer Ini Gunakan Food Grade Ethanol

Di masa pandemi, selain mencuci tangan, hand sanitizer adalah opsi lain bagi masyarakat karena lebih efisien dan lebih mudah di bawa kemana-mana guna menegah penyebaran virus. Hanya saja sanitizer yang sudah terkonfirmasi 99.99% virus menjadi non aktif bahkan sampai 15 hari plus sudah Food Grade Ethanol, alias aman untuk makanan belum ada di pasar Indonesia. Adalah Maztex Clean Extra menjawab peluang tersebut.

Direktur Utama PT Mazta Farma, Dedi Dianto menjelaskan beda Maztex Clean Extra dengan sanitizer yang ada di pasar saat ini yakni bahan baku produk sanitizer ini 75% “Food Grade Ethanol” jadi aman jika di semprotkan ke makanan, selain itu mengandung Ekstrak Bambu Moso dari Jepang yang mempunyai beragam manfaat. Salah satunya adalah menambah daya tahan atau durabilitas kerja.

“Ekstrak bambu diperoleh dari pelepah buluh yang dihancurkan dari Bambu Moso yang tumbuh di Negeri Matahari Terbit dengan menggunakan teknik ekstraksi khusus. Ekstrak bambu ini juga telah disetujui sebagai bahan tambahan makanan oleh Kementerian Kesehatan, buruh, dan kesejahteraan Jepang, yang keamanannya terjamin. Selain itu, Maztex Clean Extra yang kami pasarkan telah memiliki tanda sertifikasi Halal dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) yang memiliki afiliasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI),” imbuhnya.

Maztex Clean Extra telah diuji klinis oleh Takex Co., Ltd di Jepang pada 18 Desember dengan strain virus Covid-19, yang digunakan dalam pengujian adalah SARS-CoV-2 JPN/TY/WK dan disediakan oleh National Institute of Infectious Diseases (NIID) Jepang. Maztex diuji dengan suhu 25 derajat menggunakan pengukuran titer infeksi (Kuantifikasi Virus): Plaque Assay.

Dalam uji cobanya, sampel Maztex diletakan di lempengan dengan ukuran 50 x 50 mm. Lempengan disimpan selama 15 hari, lalu digunakan sebagai bahan uji. pada saat diuji disuntikkan 0,40 ml virus inokulum ke bahan uji berusia 15 hari. Setelah dilapisi dengan Polietilen (Polyethylene Film) dan berada pada suhu 25 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban tidak kurang dari 90% selama 24 jam, dilakukan penambahan 10 ml wash-out solution ke setiap bahan uji.

Metode uji terakhir dengan Mengusap permukaan setiap bahan uji dan film untuk membersihkan virus dan Mengukur titer infeksi virus dengan plaque assay. berdasarkan hasil uji tersebut Terkonfirmasi 99.99% virus menjadi nonaktif bahkan sampai 15 hari setelah pengaplikasian Maztex (Takex) Clean Extra Standar Ujinya sendiri adalah ISO 21702.

PT Mazta Farma yang merupakan distributor eksklusif di Indonesia dan sudah mendapatkan notifikasi/izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), selalu berupaya memberikan layanan dan kepuasan terbaik kepada para pelanggan di Tanah Air.  Fokus usaha perusahaan bergerak di bidang kesehatan, terutama produk estetika/skincare, alat kesehatan dan suplemen kesehatan, serta pengembangan ke usaha-usaha lainnya, seperti pabrik produk perawatan kulit, logistik/distribusi produk, dan agrikultur.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)