Angkasa Pura Airports Optimistis Rampungkan Pengembangan 4 Bandara di Tahun Ini

Angkasa Pura Airports mempercepat penyelesaian proyek pengembangan bandara di tanah air. Ada sekitar empat proyek bandara yang saat ini sedang dikembangkan dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2021 ini.

Keempat proyek pengembangan tersebut adalah Proyek Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,  Bandara Juanda Surabaya, Bandara Lombok Praya, dan  Bandara Sam Ratulangi Manado.

"Pengembangan empat bandara ini bersifat strategis untuk mendorong konektivitas udara dan meningkatkan kapasitas trafik angkutan dan logistik udara khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia," kata Direktur Utama Angkasa Pura Airports, Faik Fahmi.

Hingga awal Maret 2021, progress pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar telah mencapai 62,28% dan ditargetkan akan selesai pada bulan Mei 2021. Pengembangan bandara meliputi perluasan terminal seluas 166.815 meter persegi sehingga dapat menampung 15 juta penumpang per tahun. Sebelumnya, kapasitas bandara tersebut hanya sebesar 51.815 meter persegi dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun. Selain itu, apron juga diperluas menjadi 385.346 meter persegi (kapasitas 53 parking stand).

Sementara itu, untuk pengembangan Bandara Juanda Surabaya hingga awal Maret 2021 telah mencapai 93%. Pengembangan Bandara Juanda Surabaya mencakup perluasan Terminal 1 beserta pembenahan interior dan fasilitas penunjangnya, overlay runway 10-28, rekonstruksi apron B Terminal 2, dan perluasan terminal kargo internasional. Perluasan Terminal 1 menjadi 91.700 meter persegi dari 62.700 meter persegi akan menambah kapasitas Terminal 1 menjadi 13 juta penumpang per tahun dari yang saat ini hanya 7 juta per tahun.

Progress pengembangan Bandara Lombok Praya saat ini telah mencapai 96%. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021. Pengembangan yang dilakukan yaitu perpanjangan landas pacu (runway) dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter, dan perluasan terminal menjadi 40 ribu meter persegi yang dapat menampung 7 juta penumpang per tahun atau 2 kali lipat dari kapasitas sebelumnya.

Sedangkan progress pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado saat ini telah mencapai 80 persen. Pengembangan bandara ini memperluas terminal penumpang menjadi 57.296 meter persegi dari 26.481 meter persegi. Perluasan terminal ini membuat Bandara Sam Ratulangi Manado mampu menampung hingga 5,7 juta penumpang per tahun dibanding sebelumnya yang hanya 2,6 juta per tahun. 

“Pengembangan bandara-bandara yang kami lakukan ini juga bertujuan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata prioritas dan agenda strategis pemerintah khususnya dalam perhelatan MotoGP 2021 di Mandalika,” kata dia menutup pembicaraan.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)