Anugerah Bapeten 2021 Apresiasi 346 Lembaga Pemanfaat Energi Nuklir

Konferensi virtual Anugerah Bapeten 2021 (7/10).

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memberikan penghargaan Anugerah Bapeten tahun 2021 kepada 346 lembaga dan perorangan yang berkomitmen terhadap pengembangan dan pemanfaatan tenaga nuklir.

Menurut Kepala Bapeten, Jazi Eko Istyanto, “Anugerah Bapeten menjadi salah satu indikator untuk menunjukkan bahwa di antara tujuan pengawasan yaitu meningkatkan kesadaran hukum pengguna tenaga nuklir untuk menimbulkan budaya keselamatan di bidang nuklir, dan menjamin terpeliharanya dan ditingkatkannya disiplin petugas dalam pelaksanaan pemanfaatan tenaga nuklir telah tercapai.”

Bapeten merupakan instansi pemerintah yang diamanatkan melaksanakan pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir melalui pembuatan peraturan, pelayanan perizinan dan pelaksanaan inspeksi. “Tujuan pengawasan adalah untuk terjaminnya kesejahteraan, keamanan, dan ketenteraman serta menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja, masyarakat dan perlindungan terhadap lingkungan hidup,” jelas Jazi.

Dalam kerangka pengawasan tenaga nuklir yang efektif, maka pelaksanaannya harus dilakukan secara berimbang antara reward dan punishment kepada fasilitas yang memiliki sumber radiasi pengion yang termasuk dalam objek pengawasan Bapeten untuk memberikan rasa keadilan, akuntabilitas, dan integritas.

Bapeten mengembangkan suatu sistem penilaian berbasis risiko berupa indeks pengawasan yang disebut dengan IKKN (Indeks Keselamatan dan Keamanan Nuklir). IKKN merupakan indikator mengenai status keselamatan dan keamanan fasilitas yang didasarkan pada Laporan Hasil Inspeksi (LHI) dan Laporan Keselamatan Fasilitas (LKF).

Sejauh ini Bapeten telah melaksanakan penganugerahan Anugerah Bapeten kepada pengguna sebanyak 6 (enam) kali sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015 dengan nama “Bapeten Safety and Security Awards (BSSA)”. Kemudian sejak tahun 2019 berubah menjadi Anugerah Bapeten.

Pada penyelenggaran ke 7 tahun 2021 Anugerah Bapeten diberikan kepada 180 instansi medik, 105 instansi penelitian dan industri untuk pemegang izin bidang Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif; 46 instansi dan 5 orang untuk kategori Optimisasi Keselamatan Radiasi Pada Pasien Radiologi; 3 Laboratorium dosimmetri; 3 orang Petugas Proteksi Radiasi (PPR); dan 4 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten. Sehingga total penerima Anugerah Bapeten Tahun 2021 ini sebanyak 346 instansi dan perorangan.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)