Apkasi Optimistis Pilkada 2020 Lancar di Tengah Pandemi

Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas (ke-3 dari kiri)

Di tengah pandemi Covid-19, Bangsa Indonesia akan memasuki tatanan baru yang jarang terjadi di sepanjang sejarah, yakni gelaran pemilihan serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang untuk memilih kepala daerah tingkat satu dan tingkat dua. Ketua Umum Apkasi, Abdullah Azwar Anas optimistis pilkada serentak tersebut bisa berjalan dengan tertib dan lancar. Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi ini saat membuka kegiatan webinar Apkasi di Jakarta(30/6/2020).

Azwar menjelaskan, pemilihan serentak 2020 akan menjadi tantangan tersendiri bagi para kepala daerah, KPU, Kemendagri serta multi pihak untuk bisa menggelar pilkada sesuai perundang-undangan namun tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memastikan keamanan, kesehatan dan keselamatan semua yang terlibat dari ancaman pandemi Covid19. “Kita belum tahu sampai kapan Covid-19 ini akan berakhir. Tapi dalam waktu yang bersamaan demokrasi juga harus terus berjalan dan tidak boleh terhenti dengan alasan Covid-19," ucap Azwar.

Azwar pun memberikan apresiasi atas kesungguhan para bupati dalam memerangi pandemi Covid-19. Ia berujar, “Semangat para bupati ini luar biasa. Saya melihat dengan segala cara dan dedikasi yang bapak pertaruhkan demi penanganan Covid19 di tempat bapak dan ibu sekalian menunjukkan kinerja yang sangat membanggakan. Tentu di sana-sini masih banyak kekurangan karena terbatasnya anggaran, karena masalah-masalah yang timbul dari Covid19, tapi kita tidak sendirian karena kita tahu tidak ada satupun negara yang tidak tergagap-gagap dalam mengatasi Covid-19 ini.”

Ahmad Dolli Kurnia Tanjung, Ketua Komisi II DPR RI yang menjadi narasumber secara virtual dari Gedung DPR RI menyampaikan bahwa pilkada serentak 2020 memang berbeda dari pilkada-pilkada sebelumnya. “Untuk itulah kami sedang mempersiapkan peraturan-peraturan yang akan menjadi pegangan dan panduan teknis pelaksanaan pilkada. Ada dua prinsip penerapan yang menjadi perhatian utama, prinsip pertama yakni penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan prinsip kedua yakni tetap menjaga pinsip-prisnip pelaksanaan demokrasi dalam pilkada serentak 2020,” imbuhnya.

Dolli menyebutkan ada tiga indikator prinsip demokrasi bisa ditegakkan walau dalam pandemi Covid-19. Pertama, tingkat partisipasi pemilih tetap tinggi; kedua tingkat kecurangan harus ditekan dengan adanya kemungkinan munculnya modus-modus baru dan ketiga adanya fasilitasi agar para calon kepala daerah bisa menyampaikan program visi dan misinya secara adil dan proporsional. Ia menambahkan, “Ini menjadi tantangan bersama dan harus dikawal bersama. Saya rasa pengawasan publik atas pelaksanaan pilkada serentak sekarang ini bukan lagi hal yang sulit.”

Dari pihak KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan regulasi khusus yang menyangkut protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020. “Peraturan tentang protokol kesehatan ini tidak hanya di tahap pemilihan dan penghitungan suara saja, namun ini berlaku untuk semua tahapan dari verifikasi faktual, penyusunan daftar pemilih, proses kampanyenya hingga rekapitulasi penghitungan suara,” jelasnya sambil menekankan aturan protokol kesehatan tidak hanya berlaku bagi KPU, tapi juga berlaku untuk seluruh pemilih dan calon yang dipilih.

Sementara itu Plh Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Cahyo Ariawan mengatakan pemilihan serentak 2020 akan ada 4 tantangan. Cahyo menyebut empat tantangan tersebut; pertama soal netralitas, profesionalitas dan integrasi penyelenggara maupun aparatur sipil negara (ASN); kedua, potensi maraknya ujaran kebencian dan hoaks sebagai komoditas dalam pelaksanaan pilkada; ketiga, politik identitas pada pelaksanaan pemilu maupun pilkada; keempat yaitu fanatisme kelompok yang berpotensi menimbulkan perpecahan luar biasa pada masyarakat.

Hal penting yang perlu mendapat perhatian bersama, imbuh Cahyo, dalam setiap tahapan pilkada serentak nantinya tetap memperhatikan masalah protokol kesehatan dan kedisiplinan masyarakat. "Pelaksanaan pemilihan serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 bukan hanya soal bagaimana kita menghadapi penyebaran virus tersebut, namun juga menuntut perlu adanya perbaikan maupun pencegahan," ujarnya sambil meminta kepada media massa yang memiliki peran penting dalam penyebaran informasi untuk memberikan data yang obyektif, dan ikut membantu mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono yang menjadi narasumber mengatakan peran Pemda ini sangat penting dalam mendukung setiap tahapan pilkada serentak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. "Peran Pemda tersebut di antaranya, memberikan update data penduduk dan mendorong pemutahiran e-KTP, mendukung seluruh tahapan pilkada serentah sesuai peraturan yang berlaku, ketersediaan anggaran, menjaga stabilitas dan keamanan, menjaga netralitas ASN, TNI dan Polri, memfasilitasi sosialisasi pilkada, dan melibatkan tokoh masyarakat agar partisipasi pemilih nanti tetap tinggi meski di tengah pandemi," ujarnya.

Sebelum kegiatan webinar dimulai, dilakukan penandatanganan MoU antara Apkasi dengan TV One selaku Official TV Partner yang ikut aktif mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Apkasi. MoU tersebut diteken oleh Ketua Umum Apkasi, Abdullah Awar Anas dan Direktur/Wakil Pempred TV One, Reva Deddy Utama. "Kerja sama dengan Apkasi ini menarik. Karena ini sudah menjadi bagian penting dari misi kami untuk menjadi penyalur informasi kepada masyarakat. Semoga semua program, agenda dan kinerja Apkasi bisa kami sosialisasikan, bisa kami informasikan yang tiada lain tujuan akhirnya bisa mendorong kesejahteraan masyarakat serta memberikan edukasi positif kepada masyarakat,” ujar Reva.

Azwar Anas pun menyambut baik kerja sama antara Apkasi dengan TV One ini. “Semoga melalui TV One bisa disebarluaskan informasi-informasi postif, hal-hal yang inspiratif yang ada di seluruh kabupaten seluruh Indonesia yang tidak terekam secara nasional karena tidak terberitakan,” imbun Azwar.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)