Aplikasi Jenius Mudahkan Layanan Virtual Perbankan

Tingginya penetrasi smartphone di Indonesia membuat banyak industri berlomba masuk ke digital. Pengguna internet Indonesia  mampu mencapai 88,1 juta di tahun 2016 dan diperkirakan akan mencapai 96 juta pengguna di tahun 2017. Tingginya angka tersebut menjadi salah satu motivasi Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) untuk masuk ke ranah digital.

img20160929170735-800x600 Djemi Suhenda, Deputy President Director of BTPN (kanan)

Untuk menggaet pasar pengguna smartphone, BTPN mengeluarkan aplikasi Jenius. Aplikasi ini bisa digunakan untuk bertransaksi secara virtual dan mempermudah layanan perbankan. “Kita bisa mengirimkan uang tanpa harus menggunakan nomor rekening, selain itu aplikasi ini juga bisa membantu pengguna dalam mengatur perencanaan keuangan,” jelas Djemi Suhenda, Deputy President Director of BTPN.

Untuk memperkenalkan aplikasi yang baru diluncurkan ini, Djemi bekerja sama dengan Brightspot, yaitu pop up market yang diselenggarakan di Senayan City. Berbeda dengan penyelenggaran Brightspot di tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini transaksi di Brighstpot bisa menggunakan aplikasi Jenius.

Brightspot sendiri merupakan sebuah pop up market yang menyediakan berbagai barang lokal  unik dan berbeda dengan yang ada di pasaran. Target marketnya adalah anak muda atau orang-orang yang senang dengan produk berkualitas dan berbeda dengan yang ada di pasaran.

Dalam pop up market tersebut, tidak hanya disediakan tempat berbelanja dengan 137 tenant,  melainkan juga berbagai workshop untuk mengolah konten di dunia digital. “Pop up market ini tidak hanya mengajak orang untuk berbelanja tetapi juga agar konsumen bisa lebih kreatif baik dalam meraih kesempatan yang ada. Oleh karena itu kami berupaya untuk memberikan inspirasi yang kreatif,” jelas Cynthia Wirjono, Co-Founder of Brightspot dan The Goods Dept.

Salah satu acara yang dihadirkan adalah Bright Ideas, yaitu workshop mengenai ide-ide unik dan direalisasikan melalui realitas yang ada. Selain itu maraknya penggunaan digital juga menjadi tema utama dalam beberaa workshop yang dihadirkan mulai tanggal 30 September hingga 1 Oktober 2016. Salah satunya adalah mengenai technoprenuer dan pengolahan konten di sosial media seperti Instagram.

Tahun lalu acara Brightspot telah dikunjungi 70.000 orang dalam 4 hari penyelenggaraan, tahun ini ini Cynthia berharap bisa mendapatkan jumlah pengunjung yang lebih banyak. Menurutnya kenaikan tersebut bisa diperoleh melalui penggunaan aplikasi Jenius. Konsumen yang masuk ke pop up market tersebut bisa mendaftarkan diri untuk memperoleh akun sekaligus buku tabungan Jenius dalam bentuk aplikasi.

Nantinya transaksi di Brigthspot bisa menggunakan Cashtags, yaitu transasksi perbankan banking tanpa menggunakan nomor rekening. Selain itu, di bagian Food and Beverage pengunjung juga bisa menggunakan layanan split bill atau pay me yang berada didalam aplikasi tersebut. Menurut Djemi, aplikasi Jenius akan menawarkan berbagai layanan, hadiah, dan penawaran menarik bagi pengunjung Brightspot.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)