Aplikasi Konsula Diunduh 8.000 Pengguna

Bisnis e-commerce menjadi salah satu bisnis yang diminati kaum muda Indonesia. Menurut Shinta Nurfauziah co-Founder dan CEO Konsula, sebagai pengelola usaha health marketplace yang menghubungkan pasien dengan penyedia produk dan jasa kesehatan seperti dokter, klinik, rumah sakit, lab, dan lain sebagainya sejak Desember 2015, aplikasi Konsula menunjang pengguna untuk mendapatkan solusi kesehatan tanpa harus pergi ke dokter. Pengguna bisa berkonsultasi melalui telpon genggam. Hingga saat ini Konsula sudah memiliki 8.000 pengguna di Android.

Shinta Nurfauziah co-Founder dan CEO Konsula (tengah) Shinta Nurfauziah co-Founder dan CEO Konsula (tengah)

Untuk menambah pengguna mereka pun melakukan berbagai strategi, salah satunya dengan meluncurkan fitur baru yaitu e-Store. "Cara menggunakan Konsula e-store sangat mudah. Pengguna aplikasi Konsula tinggal melakukan pembelian paket kesehatan dan kecantikan yang tersedia di Konsula, dan kemudian pengguna akan mendapatkan voucher,” ujar Shinta.

Menurutnya, voucher ini dapat diakses di dalam aplikasi masing-masing pengguna dan saat pengguna ingin menggunakan voucher ini, tinggal menunjukkan kepada mitra Konsula dan mitra yang bersangkutan akan langsung melakukan jasa yang telah dipilih sebelumnya. Voucher ini sifatnya seperti pembayaran di muka, dengan harga yang jauh lebih murah.

Sebelumnya Konsula memiliki fitur-fitur lain seperti chat dengan dokter, telepon dengan dokter, dan cari dokter, yang ditujukan untuk memudahkan para pengguna aplikasi dalam menemukan paket-paket kesehatan dan kecantikan terbaik dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan pembelian secara langsung.

Paket-paket kesehatan dan kecantikan ini ditawarkan oleh berbagai klinik, laboratorium maupun rumah sakit yang sudah menjalin kemitraan dengan Konsula. Beberapa paket itu antara lain adalah paket perawatan kulit wajah seperti facial, paket perawatan gigi seperti pembersihan karang gigi dan lain-lain.

Shinta merasa sangat optimis bahwa fitur baru tersebut akan mampu menaikkan jumlah user. Dalam kurang dari dua bulan, lebih dari 4.000 konsultasi berupa chat dokter yang sudah terjadi hingga Juni 2016. Ia melihat masyarakat sudah mulai menggunakan internet sebagai alternatif konsultasi kesehatan.

"Konsultasi kesehatan itu sifatnya adalah preventif dan baiknya dilakukan saat tubuh kita sehat agar tubuh kita terhindar dari penyakit. Dengan adanya Konsula, konsultasi bisa dilakukan kapanpun dan di mana pun lewat chat atau telepon. Jadi, jangan menunggu sakit baru konsultasi," ujarnya menutup pembicaraan. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)