Apresiasi SWA untuk Perusahaan dan Merek Legendaris yang Tetap Lincah

(kiri) Kemal Effendi Gani, Chief Editor SWA Group

Majalah SWA  kembali memberikan penganugerahan terhadap perusahaan dan merek yang tetap bugar dengan usia di atas 50 tahun, bahkan lebih, yaitu "Indonesia Living Legend Companies and Brand 2018".

Seremonial penghargaan yang diberikan pada 11 Oktober 2018 di Shangri-La Hotel Jakarta ini merupakan wujud apresiasi kepada perusahaan dan merek-merek di Indonesia yang tetap eksis hingga saat ini.

Hasil dari penghargaan ini didapatkan dari riset dan sidang redaksi Majalah SWA yang telah disajikan di Sajian Utama Majalah SWA Edisi 19. Perusahaan dan merek yang juara ini tidak hanya tua, tetapi  masih lincah, berkembang dengan kokoh, menghasilkan keuntungan, handal di industrinya dan masih ada prospek untuk terus bertumbuh dengan baik.

Dengan adanya program ini diharapkan setiap perusahaan dan merek dapat terus berkembang, dapat menjadi contoh untuk perusahaan yang lainnya dan menjadi aset kebanggaan bagi negara Indonesia.

"Kami kelompokkan menjadi dua, yakni kelompok merek dan perusahaan. Kriteria usia minimalnya adalah 50 tahun, perusahaan atau mereknya masih mencetak laba, bisnis yang terus tumbuh dengan cakupan pasarnya yang luas, dan perusahaan merupakan salah satu market leader di sektornya dengan menerapkan 7 kriteria yang kami tentukan," ujar Kemal Effendi Gani, Chief Editor SWA Group.

Dari 7 kriteria tersebut, barulah diseleksi  dengan database yang dimiliki SWA. Lalu, memilih perusahaan-perusahaan tersebut untuk masuk ke dalam tiga kategori yakni Top 50 Indonesia Living Legend Brand 2018, Top 50 Indonesia Living Legend Companies 2018 untuk BUMN, dan Top 50 Indonesia Living Legend Companies 2018 untuk perusahaan swasta.

Wujud apresiasi ini ditujukan bagi para pendiri dan juga pengelolanya dalam membangun serta mengembangkan usahanya selama 50 tahun bahkan lebih. Yang perlu dicatat adalah, studi yang dilakukan Majalah SWA terhadap 50 perusahaan swasta ini memiliki usia dengan rata-rata 65,64 tahun, untuk 50 perusahaan BUMN memiliki rata-rata usia 54,24 tahun, dan untuk 50 merek memiliki rata-rata usia 73,5 tahun.

Dari studi Majalah SWA terhadap perusahaan BUMN juga ditemukan ada 13 perusahaan yang sudah berumur lebih dari 100 tahun dan lebih, bahkan 3 perusahaan diantaranya ada yang sudah berusia lebih dari 200 tahun yaitu PT Pos Indonesia 272 tahun, PT Pindad 210 tahun dan PT Kimia Farma 201 tahun.

Selain itu, banyak perusahaan swasta yang sudah melegenda seperti mom and pop store atau warung-warung kecil yang dikelola sendiri oleh pemiliknya. Ada beberapa di antaranya yang berkembang menjadi grup besar, seperti Sintesa Group atau yang dikenal dengan Tigaraksa Group, Sosro Group, dan Djarum Group.

"Merek dan perusahaan dengan sejarah yang panjang ini, kami yakin mereka semua memiliki jasa yang luar biasa bagi karyawan dan keluarganya, pelanggan, dunia usaha serta kontribusinya bagi perekonomian bangsa dan negara," tambah Kemal menutup penjelasannya.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)