Arka Creative Tonjolkan Strategic Visuality untuk Konten Marketing

Untuk melayani klien, khusunya kalangan UKM, Arka Creative Studio menerapkan Strategic Visuality. Selain utnuk menghasilkan produk visual dan komunikasi yang tepat dan efektif, framework 'Strategic Visuality' juga ditujukan untuk memotong proses berlapis-lapis dalam pengembangan produk/komunikasi konvensional.

Ashar Safri, Founder & CEO Arka Creative Studio, mengungkapkan, pihaknya adalah perusahaan Visual Marketing Strategist yang memberikan jasa pembuatan materi visual marketing dari fase pemahaman mengenai target market hingga produksi visual atau audio visual itu sendiri. “Kami melakukan in-depth research mengenai target market menggunakan riset kualitatif,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan kemudahan kepada partner dalam pembuatan strategi dan produksi visual yang sesuai kebutuhan, keuangan dan objektif mereka dengan memperkenalkan experience menu map.

Experience Menu Map merupakan fitur yang dikembangkan oleh perusahaan untuk memudahkan target market dalam memahami cara kerja, metode dan harga yang harus di bayar dalam menggunakan jasa Arka.

“Dengan metode gamification, Experience Menu Map ini juga mempunyai user experience yang menarik agar para klien kami dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan mereka dengan desain visual yang mudah dimengerti lengkap dengan budget calculator,” ujar Pandu Priyanto,Co-founder sekaligus CMO Arka. Dia berharap dengan adanya inovasi tersebut, target audience dan target market Arka dapat lebih memahami cara kerja perusahaan secara lebih efisien dan spesifik.

Sementara itu, kerja riset yang menjadi tumpuan dari perusahaan yang dibentuk pada 10 bulan lalu ini, menggunakan riset kualitatif yang berakar dari keilmuan sosial dan humaniora. Pendekatan riset tersebut bertujukan untuk mendapatkan insight yang diperlukan.

“Berdasarkan insight tersebut, kami mengembangkan ide dan eksekusi visual yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan klien,” kata Poska Ariadana, Research & Development Analyst Arka.

Dia menambahkan, dalam dunia bisnis maupun non bisnis, branding merupakan sebuah keharusan. “Perusahaan produk konsumen ternama menggunakan berlapis-lapis konsultan/ahensi/firma jasa dalam pengembangan produk maupun komunikasi mereka. Dengan banyaknya lapisan tersebut, tentunya pengembangan produk/komunikasi bisa memakan biaya dan waktu persiapan yang sangat banyak. Nah, kami hadir untuk memotong proses yang berlapis itu,” ujarnya menjelaskan.

Untuk diketahui, saat ini Arka telah memiliki 20 klien, dengan menyasar pemerintahan, perusahaan Jepang dan sektor UMKM sebagai target market mereka.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)