Bandara Bali Utara Dibiayai Pakai Skema KPBU

Proyek pengembangan bandara di Bali Utara yang disiapkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan akan didanai melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU. Demikian dinyatakan
Direktur Bandar Udara Kemenhub Mohamad Pramintohadi Sukarno dalam acara Konsultasi Publik di Singaraja, Bali.
"Minimalisasi penggunaan APBN untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang bersifat segera menjadi salah satu alasan mengapa pengembangan Bandar Udara Bali Utara akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha," ungkap Primintohadi.
Saat ini pintu masuk Bali melalui jalur  udara hanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ketika gunung Agung menyemburkan debu vulkanik dan terbawa angin ke arah tenggara maka operasi bandar udara ini terpaksa ditutup.
Penutupan ini menyebabkan lalu lintas penerbangan ke Pulau Bali terhenti. Selain itu Bandara Ngurah Rai dengan hanya satu runway memiliki ultimate capacity 30 juta per tahun.

"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut serta dalam rangka menyediakan alternatif bandara udara sekaligus mengembangkan kawasan Bali Utara, maka direncanakan akan dibangun bandar udara di Bali Utara," tambah Pramintohadi dalam keterangan pers nya, seraya menegaskan bandara di Bali Utara dapat meningkatkan keandalan layanan transportasi udara di pulau Bali. Selain itu juga mendukung perkembangan wilayah kawasan Bali Utara serta menampung pertumbuhan kegiatan wisata dan perekonomian Bali khususnya untuk Buleleng.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan pembangunan bandara yang rencananya akan dibangun di Desa Kubutambahan ini merupakan kebutuhan transportasi udara untuk menunjang kepariwisataan selain juga untuk keseimbangan Bali Selatan dan Bali Utara. Bandara I Gusti Ngurah Rai saat ini  sudah tidak memungkinkan untuk diperluas lagi, sedangkan dalam 5 tahun kedepan kapasitas penumpang yang bisa di tampung juga akan tidak mencukupi (overload capacity).
"Ini merupakan komitmen saya untuk mewujudkan keseimbangan wilayah di Bali. Tidak ada cara lain untuk menyeimbangkan selain pembangunan infrastruktur, salah satunya bandara ini. Saya mengajak masyarakat untuk mendukung penuh rencana ini, jangan ada kepentingan pribadi agar pembangunan berjalan lancar. Ini untuk kepentingan bersama, untuk masa depan kita semua," ungkap Wayan Koster.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana  juga berharap bandara di Bali Utara harus segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat Buleleng. Dengan terwujudnya bandara ini akan dapat mengatasi ketimpangan Bali selatan dengan Bali utara.

"Saya mengajak masyarakat untuk mendukung rencana pembangunan bandara ini. Ini menjadi momentum peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bali utara," ujar Agus Suradnyana.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)